Kidungan Jula Juli Suroboyoan

  • 23 Jan 2024 19:30 WIB
  •  Surabaya

KBRN,Surabaya : Ditengah perkembangan teknologi dan pengaruh smartphone yang semakin masif, Kidungan Jula Juli masih terus lestari. Kidungan Jula Juli merupakan bagian dari kesenian ludruk yang menggunakan bahasa Jawa ngoko khas Suroboyoan, berisi ungkapan hati serta perasaan seseorang.

Effendi Sujarwo atau yg lebih dikenal dengan Cak Pendik Ding Tak Tong, pengidung jula juli Ludruk RRI Suroboyo menjelaskan jula juli semakin berkembang disekolah-sekolah.

"saya pernah menjadi juri kidungan jula juli dan masyarakat sangat antusias dilihat dari banyaknya peserta yang mendaftar,"jelasnya

Selain disampaikan dengan cengkok yang khas, kidungan jula juli ini juga dibawakan dengan diiringi gamelan. Lirik dari Kidungan Jula Juli berupa parikan atau pantun yang mengandung pesan-pesan tematik, sehingga mengundang gelak tawa penonton yang melihat atau mendengarkannya.

“Kidungan itu bukan identik dari Jula Juli, tapi kidungan itu adalah alunan lagu, dan jula juli ini disampaikan atau dibawakan dengan alunan lagu, sebab itu dinamakan Kidungan Jula Juli” ujarnya

Meski kurang popular untuk ukuran era sekarang ini, namun Kidungan Jula Juli tak lantas menghilang begitu saja dari kancah kesenian tradisional Indonesia khususnya Jawa Timur.

Cak Pendik berharap, Kidungan Jula Juli ini terus dikembangkan disekolah-sekolah, khususnya anak muda diberikan arahan agar kesenian tradisional ini tidak tergerus oleh jaman.

Rekomendasi Berita