Peace Sells Lepas EP Kedua, Demo 2026, Bawa Suara Keras dari Lubuklinggau

  • 30 Sep 2026 06:16 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Palembang - Unit hardcore punk asal Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Peace Sells resmi meluncurkan EP kedua mereka bertajuk Demo 2026. Rilisan ini menjadi kelanjutan perjalanan band yang dibentuk pada pertengahan 2025 dengan membawa karakter mutant stomp punk yang mentah dan agresif.

Dalam Demo 2026, Peace Sells menghadirkan lima lagu dengan energi keras yang menjadi ciri khas mereka. Setiap lagu dibalut permainan punk yang intens, sekaligus menjadi ruang bagi band untuk menyampaikan keresahan terhadap berbagai persoalan yang terjadi di sekitar mereka.

Di kutip dari akun Instagram @popaktif.id, Tema yang diangkat dalam EP ini cukup beragam, mulai dari eksploitasi tenaga kerja, tekanan ekonomi, hingga persoalan kehancuran lingkungan. Peace Sells menggunakan musik sebagai medium untuk merekam situasi sosial yang mereka lihat dan rasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Lewat pendekatan tersebut, Demo 2026 tidak hanya menjadi kumpulan lagu dengan energi agresif, tetapi juga menjadi bentuk respons terhadap berbagai kondisi sosial. Lirik dan musiknya dirancang untuk menyuarakan kegelisahan tanpa kehilangan karakter keras yang menjadi identitas Peace Sells.

Kehadiran EP kedua ini juga menandai langkah Peace Sells untuk memperluas jangkauan musik mereka. Berangkat dari Lubuklinggau, band ini berusaha membawa suara skena lokal menuju ruang musik independen yang lebih luas.

Sebagai band yang baru terbentuk pada 2025, perjalanan Peace Sells terbilang cukup cepat. Setelah membangun identitas melalui pendekatan mutant stomp punk, mereka kini kembali dengan rilisan yang mempertegas arah musikal sekaligus pesan yang ingin disampaikan.

Demo 2026 menjadi dokumentasi penting dalam perkembangan Peace Sells. Lima lagu di dalamnya merekam energi, keresahan, dan pandangan mereka terhadap sejumlah persoalan yang dianggap dekat dengan kehidupan masyarakat.

Melalui rilisan ini, Peace Sells menunjukkan bahwa suara dari kota seperti Lubuklinggau juga memiliki ruang dalam perkembangan musik independen. Demo 2026 sekaligus menjadi penanda perjalanan baru mereka untuk terus membawa energi hardcore punk ke pendengar yang lebih luas.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....