Terinspirasi Budaya Filipina, Forgotten Island Ajak Jelajahi Pulau Nakali
- 29 Sep 2026 09:19 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - DreamWorks Animation menghadirkan film animasi terbaru berjudul Forgotten Island yang membawa penonton menjelajahi dunia fantasi Pulau Nakali. Terinspirasi dari budaya dan mitologi Filipina, film ini mengangkat kisah tentang persahabatan, keluarga, serta kenangan yang membentuk hubungan antarmanusia dan mulai tayang di bioskop Indonesia pada 2 Oktober 2026.
Dalam siaran pers Forte Indonesia, Forgotten Island mengikuti perjalanan Jo dan Raissa, dua sahabat yang telah berteman sejak kecil dan bersiap menjalani kehidupan masing-masing setelah lulus sekolah. Pada malam terakhir mereka bersama, keduanya menemukan portal misterius yang membawa mereka ke Nakali, pulau yang dipenuhi makhluk ajaib dan legenda dari cerita keluarga Filipina.
Petualangan tersebut kemudian membawa Jo dan Raissa pada persoalan yang lebih besar ketika mereka mengetahui bahwa jalan untuk kembali ke rumah memiliki konsekuensi terhadap kenangan persahabatan mereka. Bersama Raww, seekor weredog yang kikuk tetapi baik hati, keduanya harus menemukan jalan keluar sebelum kenangan yang selama ini menyatukan mereka hilang.
Film ini disutradarai dan ditulis oleh Joel Crawford dan Januel P. Mercado, yang sebelumnya terlibat dalam Puss in Boots: The Last Wish. Persahabatan keduanya selama hampir dua dekade turut menjadi inspirasi dalam membangun hubungan Jo dan Raissa, sekaligus menjadi bagian dari cerita personal tentang persahabatan, keluarga, dan budaya Filipina.
Kisah tersebut juga mendapat respons positif dari penonton dan kritikus, dengan Forgotten Island mencatat skor 95 persen dari Tomatometer dan 96 persen dari Popcornmeter berdasarkan data Rotten Tomatoes. Film ini dinilai memadukan humor, visual imajinatif, dan cerita emosional sekaligus menghadirkan representasi budaya Filipina yang dapat terhubung dengan penonton dari berbagai latar belakang.
Pengisi suara Jo, H.E.R., menyebut keterlibatannya dalam film tersebut menjadi pengalaman yang bermakna karena tidak banyak karya yang menghadirkan representasi Filipina. Sementara Liza Soberano, pengisi suara Raissa, menilai kisah persahabatan, perubahan, dan kenangan dalam film tetap memiliki tema universal meski kuat berakar pada budaya Filipina.
Selain petualangan fantasi, Forgotten Island membawa penonton kembali ke suasana era 1990-an ketika media sosial dan telepon pintar belum menjadi bagian dari keseharian. Nuansa tersebut turut hadir melalui detail visual, budaya rave, serta musik pop akhir 1980-an hingga 1990-an, sementara pengalaman nostalgia juga dihadirkan melalui photobooth di Bintaro Xchange dan Stasiun MRT Blok M Jakarta yang dapat dikunjungi hingga 4 Oktober 2026.
Melalui perpaduan fantasi, humor, nostalgia, dan kisah persahabatan, Forgotten Island mengajak penonton melihat kembali arti hubungan yang dibangun sejak kecil. Film ini sekaligus menghadirkan pertanyaan tentang seberapa jauh seseorang akan berusaha mempertahankan kenangan bersama sahabat ketika kehidupan mulai membawa mereka ke jalan yang berbeda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....