Gaza Cinema Academy Resmi Meluncur dalam Festifal Film Venice
- 08 Sep 2026 19:45 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID,Surabaya - Sejumlah sineas dan profesional film dari Palestina, dunia Arab, serta internasional meluncurkan Gaza Cinema Academy di Festival Film Venesia. Akademi ini ditujukan sebagai wadah berkelanjutan untuk pendidikan, pelatihan, dan produksi film di Gaza sekaligus menghubungkan sineas muda Palestina dengan komunitas film internasional.
Dilansir dari Variety, Gaza Cinema Academy mendapat dukungan dari Kaouther Ben Hania, pemenang penghargaan Silver Lion di Venesia tahun 2025 sekaligus anggota juri festival tersebut, melalui karyanya "The Voice of Hind Rajab".
Selain itu, dukungan juga datang dari sesama sutradara seperti Annemarie Jacir ("Palestine 36"), Mai Masri ("3000 Nights"), yang juga merupakan salah satu pendiri akademi ini, dan Ezzaldeen Shalah, serta para aktor Hiam Abbas, Ramy Youssef, dan Saleh Bakri. Produser asal Italia, Graziella Bildesheim, serta distributor dan promotor industri film Arab yang berbasis di Kairo, Alaa Karkouti, juga turut bergabung dalam inisiatif ini.
| Baca juga: Tom Hardy Kembali ke Mobland Seasos 3 |
Akademi ini akan berfokus pada "pendidikan dan pelatihan film, mendukung talenta muda dan perempuan, mengembangkan serta memproduksi film-film Palestina baru, memperkuat kehadiran sineas di Gaza beserta koneksi mereka dengan komunitas film Palestina, Arab, dan internasional, serta membangun institusi film yang berkelanjutan di Jalur Gaza," ungkap pernyataan tersebut.
Mereka berupaya menjalin hubungan kerja sama dengan berbagai festival film, institusi budaya, lembaga pendanaan film, serta perusahaan produksi. Akademi ini bercita-cita membangun jaringan mitra internasional yang mendukung talenta film muda di Gaza, memperkuat peluang pembelajaran dan produksi, serta membantu film-film mereka menjangkau festival, platform, dan penonton di seluruh dunia.
"Di Gaza, sinema bukan sekadar bentuk seni, sinema adalah sarana untuk melestarikan ingatan, merebut kembali hak kita untuk membentuk citra diri sendiri, dan membekali generasi baru dengan sarana untuk menceritakan kisah mereka sendiri," ujar Shalah, pendiri Gaza International Women’s Film Festival sekaligus salah satu pendiri Gaza Cinema Academy, dalam pernyataan tersebut.
"Kami ingin akademi ini membuka peluang bagi kaum muda dan perempuan di Gaza untuk belajar, berkarya, dan membuat film mereka sendiri, serta memastikan suara dan citra mereka dapat menjangkau dunia. Kami mengundang mitra kami di berbagai institusi, universitas, dan komunitas film internasional untuk turut serta membangun wadah ini”.
" Edisi pertama Festival Film Perempuan Internasional Gaza (Gaza International Women’s Film Festival) digelar pada 26–31 Oktober 2025 di tengah reruntuhan di jantung Jalur Gaza. Festival ini dibuka dengan penayangan film "The Voice of Hind Rajab".
Terdapat dua film Palestina dalam seleksi resmi Festival Film Venesia tahun ini: "Citizen Osama" karya Ahmed Hassouna, yang menampilkan sosok fotografer saat ia berupaya menyeimbangkan perannya sebagai ayah dan jurnalis sembari mengabadikan realitas perang di Gaza,
Serta "Conversation With the Sea" karya Muayad Alayan, yang berkisah tentang seorang pria Palestina berusia 60 tahun bernama Kamal yang terjebak dalam labirin birokrasi Israel yang rumit dan penuh ketegangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....