Film Warga Rusun 609 Bawa Horor Thailand ke Realitas Rusun Indonesia
- 31 Agt 2026 20:05 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Film Warga Rusun 609 merilis poster dan trailer terbaru pada Senin 31 Agustus 2026. Film produksi Rapi Films tersebut mengadaptasi film horor komedi Thailand, Buppah Rahtree, dengan pendekatan kehidupan rusun Indonesia.
Warga Rusun 609 tidak sekadar memindahkan cerita ke Indonesia. Dunia rusun dipilih sebagai ruang cerita yang dekat dengan keseharian masyarakat.
Film ini mempertemukan teror arwah dengan persoalan warga yang menghadapi ancaman relokasi. Kondisi tersebut menjadi sumber konflik sekaligus ruang tumbuhnya komedi antarkarakter.
Cerita berpusat pada Arka, mahasiswa populer dan kaya raya yang diperankan Morgan Oey. Arka menghancurkan hubungannya dengan Bunga setelah melakukan sebuah taruhan bodoh.
Bunga kemudian ditemukan tewas dan arwahnya menghantui kamar 609. Warga rusun pun dibuat panik menghadapi kehadiran arwah tersebut.
Di tengah teror, warga juga menghadapi ancaman relokasi dari Pak Bahlil. Situasi itu mempertemukan hantu yang tidak mau pergi dengan warga yang tidak mau digusur.
Produser Sunil Samtani mengatakan, latar Indonesia membuat cerita memiliki kehidupan yang berbeda. Ia menilai respons warga rusun menjadi unsur penting dalam membangun komedi film.
“Yang membuat kami tertarik bukan hanya hantunya,” ujar Sunil Samtani. Ia menyebut warga Indonesia bisa bereaksi beragam ketika menghadapi kejadian supranatural.
“Pasti ada yang takut, ada yang sok berani, ada yang cari orang pintar,” katanya. Menurutnya, karakter warga tersebut membuat adaptasi Buppah Rahtree terasa dekat dengan penonton Indonesia.
Warga Rusun 609 menampilkan berbagai reaksi warga ketika teror mulai muncul. Mereka panik, bergosip, berdebat, mencari orang pintar, dan saling menyalahkan.
Namun, warga akhirnya harus menghadapi persoalan tersebut secara bersama-sama. Pola interaksi itu menjadi salah satu sumber kelucuan dalam film.
Herwin Novianto dipercaya menyutradarai film tersebut dengan skenario yang ditulis Upi. Herwin kembali mengeksplorasi pertemuan genre horor dan komedi melalui kehidupan warga rusun.
Pendekatan tersebut membuat teror tidak berdiri sendiri dalam cerita. Gangguan arwah berjalan bersamaan dengan persoalan sosial dan dinamika bertetangga.
Morgan Oey memerankan Arka di tengah karakter warga rusun yang memiliki energi berbeda. Ia mengaku pengalaman tersebut menjadi tantangan sekaligus pengalaman baru dalam proses produksi.
“Warga Rusun 609 punya kombinasi yang menarik,” ungkap Morgan Oey. Menurutnya, unsur horor tetap terasa kuat, tetapi respons karakter menghadirkan kelucuan.
“Horornya ada banget, tapi cara para karakter menghadapi situasi membuat semuanya sangat kocak,” katanya. Morgan juga mengapresiasi pendekatan Herwin dalam mempertemukan unsur horor dan komedi.
Adaptasi ini turut didukung pemeran dengan latar yang beragam. Film menghadirkan aktor, komedian, stand-up comedian, serta figur internet dalam satu lingkungan.
Selain Morgan Oey dan Ranty Maria, terdapat Gita Bhebhita dan Sarah Sechan. Aming, Dustin Tiffani, serta sejumlah pemain lain turut memperkuat karakter warga rusun.
Poster resmi menampilkan suasana rusun yang menjadi pusat berbagai persoalan. Trailer kemudian memperlihatkan pertemuan karakter dalam situasi yang semakin tidak terkendali.
Pilihan rusun juga memberi ruang bagi cerita tentang hubungan antarwarga. Kedekatan tempat tinggal membuat setiap kejadian mudah menjadi perhatian bersama.
Ketika satu penghuni menghadapi masalah, penghuni lain ikut memberikan tanggapan. Kebiasaan tersebut menjadi bagian dari situasi komedi yang dibangun film.
Film juga memperlihatkan bagaimana ketakutan dapat memengaruhi keputusan warga. Mereka harus menentukan cara menghadapi arwah sekaligus mempertahankan tempat tinggal.
Konflik relokasi membuat persoalan supranatural terasa semakin kompleks. Warga tidak hanya berusaha menghindari gangguan, tetapi juga mempertahankan lingkungan mereka.
Herwin Novianto menggunakan karakter warga sebagai sumber dinamika cerita. Setiap respons karakter membantu menjaga perubahan suasana antara menegangkan dan menghibur.
Kolaborasi pemain menjadi elemen penting dalam menghadirkan suasana tersebut. Interaksi antarpemain diharapkan memperkuat pengalaman penonton selama mengikuti cerita.
Rapi Films menghadirkan film ini bersama tiga mitra produksi. Kolaborasi tersebut melibatkan Sky Media Films, Vortera Studios, dan Legacy Pictures.
Warga Rusun 609 dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026. Film ini menjadi sajian komedi horor yang mengangkat kehidupan bertetangga sebagai kekuatan cerita.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....