Piknik Kembali setelah Lima Tahun Hiatus, Merilis EP Berjudul "Astrometri"

  • 13 Agt 2026 20:46 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Bogor - Unit indie rock asal Bogor, Piknik, resmi kembali meramaikan skena musik Indonesia setelah menjalani masa hiatus selama lima tahun. Band yang pertama kali terbentuk pada 1998 dengan nama Lolipop ini membuka lembaran baru melalui perilisan EP bertajuk "Astrometri". Kembalinya Piknik menjadi momen yang dinantikan, terutama bagi para pendengar yang mengenal mereka lewat lagu "Sinar", yang sempat mencuri perhatian saat masuk dalam album kompilasi KLIK! rilisan Warner Music Indonesia.

Kebangkitan Piknik bermula dari penampilan reuni mereka pada 2025. Momen tersebut terjadi berkat ajakan Dhoni dari RooM yang mempertemukan kembali para personel di atas panggung. Sambutan hangat dari para penonton dan kerinduan untuk kembali berkarya menjadi alasan utama band ini memutuskan melanjutkan perjalanan yang sempat terhenti. Dari reuni itulah semangat baru mulai tumbuh hingga akhirnya berujung pada lahirnya materi-materi terbaru.

Dikutip dari akun instagram @popaktif.id, Dalam fase comeback ini, Piknik hadir dengan formasi yang diperkuat oleh dua personel anyar, yakni Dito B dari Cause dan Firman Aris K dari Eyeliner. Kehadiran keduanya membawa energi baru tanpa menghilangkan karakter musik yang telah melekat pada Piknik sejak era akhir 1990-an. Perpaduan pengalaman personel lama dengan perspektif baru menjadi fondasi penting dalam proses kreatif mereka kali ini.

Proses produksi EP "Astrometri" turut melibatkan Deni Denol Noviandi dari Swellow sebagai co-producer. Seluruh materi direkam di Bens Studio, Bogor, dengan pendekatan produksi yang tetap mempertahankan nuansa organik khas musik gitar era 1990-an. Hasilnya adalah sebuah karya yang terdengar akrab bagi penikmat indie rock klasik, namun tetap memiliki sentuhan segar yang relevan dengan pendengar masa kini.

Sebagai lagu utama, "Pusat Berita" dipilih untuk memperkenalkan arah musikal terbaru Piknik. Dalam penggarapannya, band ini juga menggandeng Andi Idam Fauzi dari Swellow serta Popo Hanoto dari Seven Soul. Kolaborasi tersebut memberikan warna baru pada lagu tanpa menghilangkan identitas khas Piknik yang dikenal lewat karakter gitar yang kuat, melodi yang hangat, serta nuansa alternatif yang menjadi ciri mereka sejak awal berkarier.

Melalui EP "Astrometri", Piknik tetap setia mengusung atmosfer 90s guitar-music yang menjadi identitas mereka. Namun, karya terbaru ini juga menunjukkan perkembangan dari sisi aransemen dan produksi yang lebih matang. EP tersebut menjadi bukti bahwa perjalanan panjang dan masa hiatus tidak mengurangi semangat mereka untuk terus bereksplorasi serta menghadirkan karya yang jujur bagi para pendengarnya.

Perilisan "Astrometri" menandai babak baru dalam perjalanan Piknik setelah lebih dari dua dekade berkarya di industri musik. Dengan semangat yang kembali menyala, formasi yang diperkuat wajah-wajah baru, serta kolaborasi bersama sejumlah musisi, Piknik menunjukkan bahwa mereka tidak sekadar kembali untuk bernostalgia, tetapi juga siap melanjutkan perjalanan dengan karya-karya baru yang tetap berpijak pada akar musik yang telah membesarkan nama mereka.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....