Taylor Swift Hapus Lagu yang dipakai Trump dalam Latar Tiktok
- 10 Agt 2026 18:04 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID,Surabaya - Suara dalam sebuah video TikTok yang memuat lagu Taylor Swift berjudul "August", yang diunggah empat hari lalu di akun kampanye Donald Trump diketahui telah dihapus.
Keterangan pada video TikTok "Team Trump" yang kini tidak lagi memuat lagu Swift tersebut berbunyi, "Saya yakin @Taylor Swift akan sangat senang kami menggunakan lagunya! #taylorswift #maga #august."
Video itu menampilkan Donald dan Melania Trump sedang berdiri di balkon menyaksikan kembang api, disertai teks "Suasana hati karena ini bulan Agustus dan Donald Trump adalah presiden Anda."
| Baca juga: BTS Sabet Tiga Penghargaan di AMAs 2026 |
Dilansir dari Variety, para penggemar menyadari bahwa lagu Swift, yang berasal dari album tahun 2020 miliknya, Folklore, telah dihapus dari video TikTok Trump tersebut. Pada aplikasi TikTok versi AS, muncul pesan pada video itu yang berbunyi "Pemilik hak cipta tidak menyediakan suara ini di negara Anda.
Akun TikTok @TeamTrump, yang memiliki 14 juta pengikut, dibuat menjelang pemilihan presiden AS tahun 2024. Akun ini terus mengunggah video secara rutin sejak Trump terpilih untuk masa jabatan kedua.
Sebuah video Team Trump yang memuat lagu Swift berjudul "Father Figure," yang diunggah pada 6 November 2025, juga telah dihapus audionya. Namun, video yang diunggah sehari sebelumnya dengan versi lagu "Red" milik Swift masih memiliki trek audio yang tersedia hingga saat tulisan ini dibuat. Selain itu, sebuah video di akun TikTok resmi Gedung Putih dari bulan November lalu masih menggunakan lagu Swift berjudul "The Fate of Ophelia" sebagai latar musiknya.
Pada bulan September 2024, Trump menulis "SAYA MEMBENCI TAYLOR SWIFT!" di media sosial setelah penyanyi tersebut menyatakan niatnya untuk memilih Kamala Harris sebagai presiden AS.
"Saya akan memilih @kamalaharris karena dia memperjuangkan hak-hak dan tujuan-tujuan yang menurut saya membutuhkan sosok pejuang untuk membelanya," tulis Swift dalam sebagian unggahan Instagram-nya.
Sebulan sebelumnya, Trump telah membagikan gambar-gambar hasil kecerdasan buatan (AI) yang secara keliru mengklaim bahwa Swift mendukung pencalonannya sebagai presiden, salah satunya menampilkan Swift sebagai sosok Uncle Sam disertai pesan berbunyi "Taylor ingin Anda memilih Donald Trump."
Kala itu, dalam sebuah wawancara dengan Fox Business, Trump menyatakan tidak khawatir Swift akan menuntutnya terkait gambar-gambar palsu tersebut, dengan alasan bahwa gambar-gambar itu "semuanya dibuat oleh orang lain."
Permasalahan lagu dan politisi masih menjadi permasalahan saat dipakai kampanye. Selain swift beberapa artis terekan pernah berkeberatan dan meluapkan protesnya atas penggunaan lagu sebagai latar, sebut saja Katy Perry yang lagu Fireworknya dipakai Trump, Sabrina Carpenter dengan lagunya berjudul Juno, Ariana Grande dengan lagu Bye dan masih banyak lagi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....