Ariana Tuntut Peretas yang Bocorkan Lagu-lagunya
- 29 Jul 2026 12:09 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID,Surabaya - Ariana Grande telah mengajukan gugatan terhadap peretas tak dikenal, dengan tuduhan bahwa mereka memperoleh akses ilegal ke berbagai perangkat yang berujung pada bocornya lagu-lagu serta rekaman dari sesi studio dan pembuatan video musik yang belum dirilis.
Gugatan yang diajukan pada hari Senin di Los Angeles ini menargetkan sekelompok pihak tak dikenal (John Does) atas penipuan dan aksi peretasan yang menyebabkan "pencurian, penyebarluasan, dan eksploitasi konten yang belum dirilis secara melanggar hukum dan sangat merugikan.
Tim hukum Grande memaparkan pola tindakan ilegal di mana para peretas menargetkan akun digital pribadi fotografer dan produser yang bekerja erat dengannya, lalu menjual data serta konten tersebut dengan harga tinggi.
Grande menggugat pihak-pihak tak dikenal tersebut untuk mengungkap identitas individu-individu yang tidak bermoral ini agar mereka dapat dimintai pertanggungjawaban atas tindakan mereka yang melanggar privasi dan tercela.
Gugatan tersebut menyatakan bahwa sangat penting bagi Grande untuk memastikan, baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain—bahwa tindakan semacam itu dicegah semaksimal mungkin.
Gugatan penyanyi tersebut menegaskan bahwa ratusan kebocoran telah terjadi sejak ia memulai debut musiknya pada tahun 2011. Gugatan itu menyebutkan bahwa pada tahun 2019, peretas mendapatkan akses masuk ke akun Dropbox milik seorang fotografer yang pernah bekerja sama dengan Grande.
Tahun berikutnya, para tergugat meretas perangkat seluler seorang produser yang pernah berkolaborasi dengan Grande dan mengakses rekaman master serta demo yang belum dirilis, termasuk rekaman dari sesi studio. Pada tahun 2023 saja, peretas memperoleh akses ke 45 lagu miliknya yang belum dirilis dan menyebarluaskannya.
Gugatan tersebut mengklaim bahwa pada tahun 2024, peretas membuat akun Gmail dan nama domain yang menyamar sebagai seorang fotografer untuk mengelabui teknisi digital agar mengirimkan foto-foto milik Grande yang belum dirilis.
Gugatan itu diajukan sebagai upaya pencegahan terhadap tindakan serupa pada masa mendatang terhadap Grande maupun artis lain yang menghadapi pelanggaran privasi dan pencurian karya kreatif serupa.
Selain itu Ariana juga pernah berhadapan dengan hukum karena atas kasus seorang pria asal Australia bernama Johnson Wen melompati barikade dan menarik Ariana Grande saat premier film Wicked: For Good di Universal Studios Singapore pada 13 November 2025.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....