Parade Hujan Resmi Rilis Album Perdana "Punar", Menandai Rujuk Rindu

  • 27 Jul 2026 13:00 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Jakarta - Unit Folk asal Jakarta Parade Hujan resmi merilis album perdana bertajuk "Punar" di seluruh platform musik digital. Entitas musik yang digawangi oleh Mohammad Istiqamah Djamad atau Mas Is (gitar dan vokal), Alejandro Saksakame atau Cito (drum), serta Ivan Penwyn Panjaitan atau Ivan (guitalele) ini menandai perjalanan baru mereka yang lahir dari rujuk rindu para personel yang sebelumnya sempat terpisah selama beberapa tahun dalam perjalanan bermusik mereka.

Nama Parade Hujan sendiri disematkan sebagai simbol perjumpaan kembali yang tidak sekadar menghadirkan nostalgia, melainkan juga ruang untuk melanjutkan cerita yang sempat tertunda. Kehadiran Mas Is, Cito, dan Ivan dalam satu entitas baru menjadi bentuk keberlanjutan dari semangat berkarya yang selama ini tumbuh bersama para pendengarnya. "Punar" pun hadir sebagai karya perdana yang merekam proses kembalinya mereka dalam merangkai nada dan cerita bersama.

Dikutip dari akun Instagram @ourmedia.idn, album "Punar" memuat delapan lagu yang seluruhnya dikerjakan sejak Parade Hujan kembali berkarya. Tidak hanya menjadi kumpulan lagu, album ini juga dirancang sebagai sebuah narasi yang utuh. Susunan lagu di dalamnya merepresentasikan simbol siklus kehidupan yang terus berulang, tentang perjumpaan dan perpisahan, kehilangan dan penerimaan, serta perjalanan manusia yang senantiasa bergerak menuju fase-fase kehidupan berikutnya.

Melalui konsep tersebut, Parade Hujan mengajak pendengar untuk menikmati setiap lagu sebagai bagian dari perjalanan emosional yang saling terhubung. Pemilihan judul "Punar" pun menjadi refleksi atas makna kembali dan pembaruan yang lahir dari berbagai pengalaman hidup yang telah dilalui. Album ini menjadi ruang bagi ketiganya untuk merayakan proses bertumbuh, baik sebagai musisi maupun sebagai manusia.

Tak berhenti pada perilisan album, Parade Hujan juga telah menyiapkan tur album "Punar" yang dikemas secara intimate sebagai bentuk perayaan sekaligus ruang perjumpaan dengan para pendengarnya. Tur perdana akan dimulai pada 31 Juli 2026 dengan menyambangi sejumlah kota di Jawa Timur, yakni Malang, Bojonegoro, Kediri, dan Lamongan. Melalui format pertunjukan yang lebih dekat dan hangat, Parade Hujan ingin menghadirkan pengalaman yang lebih personal bagi setiap penikmat karya mereka.

Rangkaian tur ini direncanakan berlangsung setiap bulan dan akan menyambangi lima kota di setiap provinsi di Indonesia. Setelah sesi pertama di Jawa Timur, Parade Hujan dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke wilayah Jawa Tengah pada September mendatang sebelum menyapa kota-kota lainnya secara bertahap. Sebagai bagian dari perayaan album perdana ini, "Punar" juga dicetak dalam format cakram padat (CD) yang akan tersedia di setiap lokasi pertunjukan dan disandingkan dengan berbagai merchandise resmi Parade Hujan.

Melalui "Punar", Parade Hujan tidak hanya merilis sebuah album, tetapi juga membuka lembaran baru dalam perjalanan mereka bersama para pendengar. Ajakan untuk menghafalkan lagu-lagu di dalamnya, berkumpul, bernyanyi bersama, serta saling bertukar cerita menjadi semangat yang ingin dibawa dalam setiap pemberhentian tur mereka. Sebuah perayaan sederhana tentang pertemuan, kerinduan, dan karya yang akhirnya kembali menemukan rumahnya di antara mereka yang bersedia membuka telinga dan merasakan setiap nadanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....