Jazz Gunung Bromo Hadirkan Workshop Fotografi Panggung di Surabaya

  • 22 Jul 2026 06:21 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya : Festival Musik Jazz Gunung Bromo bersama Institut Francais Indonesia Surabaya menggelar Workshop Fotografi Panggung dengan menghadirkan Fotografer Nasional Gladina Saska pada hari Selasa 21 Juli 2026 di Auditorium IFI Surabaya Komplek AJBS Surabaya.

Acara tersebut diikuti secara antusias oleh sejumlah fotografer Surabaya dan sekitarnya dengan pemaparan materi oleh Gladina Saska terkait pengalaman serta tips dan trik tata cara mengambil foto saat berada di panggung di sebuah festival musik.

Melalui Direktur Jazz Gunung Bagas Indyatmono saat diwawancara RRI usai acara mengatakan tujuan diselenggarakannya acara tersebut yakni untuk memperluas pengaruh acara. Menurutnya masyarakat perlu mengetahui berbagai aspek selain musik di festival salah satunya fotografer panggung.

“Dan mungkin juga menjangkau orang-orang yang bahkan belum tahu jas gunung itu apa, dan juga ke komunitas-komunitas yang mungkin tetap ada kaitannya dengan musik, misalnya di fotografinya, tapi tetap temanya stage fotografi. Jadi konsepnya memang kita buat selebar mungkin sih untuk tahun ini,” ujar Bagas.

Selain upaya menggandeng peran fotografer, Jazz Gunung Bromo kali ini juga di selenggarakan untuk memperluas pengaruh ekonomi kepada seluruh pihak yang terlibat. Selain itu dirinya juga memberi perhatian pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar pada acara tahun ini.

“Dan sampai detik ini, sampai saat ini bahkan vendor-vendor kami itu bisa dibilang 75 persen. Itu adalah vendor lokal di area kami di sana, di Probolinggo. Dari mulai vendor transportasi, vendor catering, dan juga tenaga kerja yang kami serap, juga masyarakat di sana,” ujarnya.

Sementara Fotografer Nasional Gladina Saska mengaku optimis dengan kondisi ekosistem pekerja kreatif saat ini yang semakin berkembang pesat. Namun dirinya juga menaruh harapan pada pemerintah agar bisa membangun ekosistem yang lebih progresif.

“Untuk pemerintah mungkin bisa, harapan saya bisa untuk di ekosistem perizinan dulu mungkin, ekosistem royalti dan itu dibenahi dulu semua supaya jadi kebawah-bawahnya kayak kru panggung, teknisi, manajer band, promotor, itu bisa sama-sama berkembang sih,” ujar Saska.

Mengenai inti acara, Jazz Gunung Bromo 2026 diselenggarakan pada 18–25 Juli 2026, dengan puncak acara festival musik di Amfiteater Jiwa Jawa Resort, Probolinggo pada 24–25 Juli 2026. Terdapat berbagai rangkaian acara diantaranya meliputi perayaan budaya, lokakarya fotografi, dan pertunjukan musik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....