Suka Warna Pink? Bukan Hanya Bermakna Kasih Sayang, namun juga Optimistis

  • 19 Jun 2026 17:30 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Warna favorit sering dianggap mampu mencerminkan kepribadian seseorang. Meski tidak dapat digunakan sebagai alat diagnosis psikologis, para ahli psikologi warna menyebut bahwa preferensi terhadap warna tertentu dapat memberikan gambaran mengenai karakter, suasana hati, hingga cara seseorang berinteraksi dengan lingkungan.

Salah satu warna yang menarik perhatian adalah pink atau merah muda. Dalam psikologi warna, pink identik dengan kelembutan, kasih sayang, empati, dan kepedulian terhadap orang lain.

Menurut pakar psikologi warna Michelle Lewis dalam parade.com pada 2026 menyebutkan, orang yang menyukai warna pink cenderung bersifat hangat dan senang menciptakan suasana nyaman bagi orang di sekitarnya. Mereka juga dikenal sebagai pribadi yang mudah menunjukkan perhatian kepada keluarga maupun teman.

Selain dikenal penyayang, penggemar warna pink juga sering dikaitkan dengan sifat optimistis. Mereka cenderung melihat sisi positif dalam berbagai situasi dan berusaha menjaga hubungan sosial tetap harmonis.

Menurut Lewis, pencinta warna pink umumnya lebih mengutamakan hubungan dan koneksi emosional dibandingkan persaingan.

Fakta unik lainnya adalah warna pink sering diasosiasikan dengan kemampuan empati tinggi. Dalam teori psikologi warna dari thecoloratlas.org, pink adalah warna yang melambangkan kasih sayang, pengertian, dan kepedulian. Karena itu, orang yang menyukai warna ini sering dianggap mudah memahami perasaan orang lain dan senang membantu ketika ada yang butuh dukungan emosional.

Meski identik dengan kelembutan, menyukai warna pink bukan berarti lemah. Masih dalam artikel yang sama, para ahli warna juga menjelaskan bahwa pink adalah turunan dari warna merah yang memiliki energi kuat, namun dalam bentuk lebih tenang dan bersahabat.

Beberapa nuansa pink yang lebih cerah bahkan sering dikaitkan dengan rasa percaya diri, kreativitas, dan keberanian untuk mengekspresikan diri.

Menariknya, www.colorpsychology.org pada artikel berjudul “Pink” (2025) merangkum sejumlah penelitian dan pengamatan dalam psikologi warna yang menunjukkan bahwa pink memiliki efek menenangkan. Warna ini sering digunakan untuk menciptakan suasana nyaman dan hangat.

Paparan warna pink dapat membantu mengurangi ketegangan emosional serta menumbuhkan perasaan aman dan diterima.

Ada pula fakta sejarah yang jarang diketahui. Saat ini pink sering dikaitkan dengan perempuan, tetapi pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20, warna pink justru dianggap cocok untuk laki-laki karena merupakan versi lembut dari warna merah yang melambangkan keberanian dan kekuatan.

Seiring perubahan budaya dan pemasaran, persepsi tersebut berubah hingga pink kini lebih identik dengan feminitas di banyak negara. Para ahli tetap mengingatkan bahwa warna favorit tidak bisa digunakan untuk menilai kepribadian seseorang secara mutlak.

Namun, preferensi warna dapat menjadi salah satu cara memahami kecenderungan emosional dan estetika seseorang. Bagi para pencinta warna pink, warna ini tidak hanya memberikan kesan manis, tetapi juga melambangkan kehangatan, empati, optimisme, dan kemampuan menjalin hubungan dekat dengan orang lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....