Sejarah Genre Roguelike, dari Game ASCII hingga Fenomena Modern

  • 03 Mei 2026 13:10 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Genre game roguelike menjadi salah satu jenis permainan yang populer dalam industri video game modern. Genre ini dikenal lewat tingkat kesulitannya yang tinggi, peta yang selalu berubah setiap permainan, serta sistem permadeath atau kematian permanen yang membuat pemain harus mengulang dari awal ketika kalah.

Nama roguelike sendiri berasal dari game berjudul Rogue yang dirilis pada 1980. Dilansir dari Ars Technica, game tersebut dikembangkan Glenn Wichman dan Michael Toy sebagai permainan petualangan bawah tanah berbasis teks di komputer UNIX.

Salah satu inovasi terbesar game itu adalah penggunaan dungeon yang dibuat secara acak (procedural generation), sehingga setiap permainan terasa berbeda. Pada masa itu, Rogue tampil sangat sederhana menggunakan karakter ASCII seperti simbol “@” untuk pemain dan huruf-huruf lain sebagai monster atau item.

Meski sederhana, konsep permainan yang tidak bisa diprediksi membuat game tersebut sangat populer di lingkungan kampus dan laboratorium komputer pada era 1980-an. Dilansir dari Wikipedia dan Procedural Generation Blog, popularitas game meningkat setelah dimasukkan ke distribusi BSD UNIX pada 1984, sehingga menyebar luas ke berbagai universitas di dunia.

Kesuksesan Rogue kemudian melahirkan banyak game serupa seperti Hack, NetHack, Moria, hingga Angband. Dilansir dari Intel Gaming Access, game-game tersebut memperkuat identitas genre roguelike dengan elemen khas seperti eksplorasi dungeon, manajemen sumber daya terbatas, serta keputusan permanen yang tidak bisa diulang.

Pada 2008, pengembang game dan komunitas roguelike internasional mengadakan International Roguelike Development Conference di Berlin, Jerman. Dari konferensi itu lahir istilah “Berlin Interpretation”, yaitu panduan tidak resmi untuk mendefinisikan game roguelike. Dilansir dari Lifewire dan Game Studies, ciri utama roguelike meliputi permadeath, level acak, permainan berbasis giliran (turn-based), serta fokus pada eksplorasi dan strategi.

Seiring perkembangan industri game, genre roguelike mulai berevolusi menjadi lebih modern dan mudah diakses. Muncul pula istilah “roguelite”, yaitu game yang memakai sebagian elemen roguelike tetapi memberikan progres permanen bagi pemain. Contoh populer modern antara lain Hades, Dead Cells, The Binding of Isaac, dan Enter the Gungeon.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....