Paguyuban Karawitan R3 Tampil Kenalkan Gamelan Modern

  • 03 Mei 2026 05:54 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya — Penampilan seni karawitan meramaikan suasana Alun-Alun Sidoarjo pada Sabtu malam, 2 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Dewan Kesenian Sidoarjo dalam memperkenalkan budaya gamelan kepada masyarakat. Antusiasme pengunjung terlihat dari banyaknya warga yang menyaksikan pertunjukan tersebut.

Dalam kegiatan ini, Dewan Kesenian Sidoarjo menghadirkan tujuh paguyuban karawitan. Salah satunya adalah Paguyuban Karawitan R3 (Resik Rejo Raharjo) dari Kahuripan. Ketujuh paguyuban tersebut ditampilkan sebagai upaya mengenalkan gamelan kepada masyarakat luas.

Ketua Paguyuban Karawitan R3, Yuni, menjelaskan bahwa program ini tidak digelar setiap hari. Kegiatan biasanya dilaksanakan pada waktu tertentu sesuai agenda Dewan Kesenian Sidoarjo. Lokasi pelaksanaan juga tidak selalu di alun-alun, tetapi kadang di sekretariat Dewan Kesenian di Jalan Airlangga.

“Program ini tidak setiap hari, hanya di waktu-waktu tertentu dan tempatnya bisa berpindah,” ujar Yuni. Ia menambahkan bahwa kegiatan serupa sebelumnya juga pernah digelar dalam rangka hari musik. Namun, tidak semua paguyuban dapat tampil karena keterbatasan persiapan.

Yuni mengungkapkan bahwa Paguyuban R3 sempat vakum sebelum akhirnya dibentuk kembali untuk penampilan kali ini. Proses pencarian dan pengumpulan personel dilakukan sekitar dua minggu sebelum pementasan. Setelah pengumuman tampil diterima, persiapan resmi langsung dimatangkan.

Dalam waktu satu minggu menjelang penampilan, para personel menjalani latihan sebanyak dua kali. Meski waktu persiapan terbilang singkat, para anggota dinilai mampu memahami arahan dengan cepat. Hal ini membuat penampilan tetap dapat berjalan maksimal.

Dalam penampilannya, R3 mengusung konsep berbeda dengan menggabungkan musik modern dan gamelan. Lagu yang dibawakan antara lain “Singo Neba”, “Lancaran Kotek”, dan “Lathi”. “Kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda dengan menggabungkan musik modern agar lebih menarik,” kata Yuni.

Penampilan tersebut mendapat respons positif dari pengunjung. Banyak yang memberikan apresiasi karena konsep yang dianggap lebih segar. Inovasi ini dinilai mampu menarik minat penonton dari berbagai kalangan.

Ke depan, Dewan Kesenian Sidoarjo akan menggelar festival gamelan. Paguyuban R3 juga telah menyiapkan konsep untuk tampil dalam acara tersebut. “Harapannya gamelan bisa lebih maju dan disukai anak muda, tidak terkesan kuno, tapi tetap mengikuti perkembangan zaman,” tutup Yuni.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....