Makna Religius di Balik Nomor Narapidana dalam Film “Ghost In The Cell”
- 20 Apr 2026 13:00 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Film terbaru karya Joko Anwar, Ghost In The Cell yang tengah tayang di bioskop menghadirkan nuansa horor psikologis yang berbeda dari kebanyakan film sejenis. Selain menampilkan ketegangan dalam latar lembaga pemasyarakatan fiktif Labuhan Angsana, film ini juga menyisipkan pesan simbolik yang sarat makna. Salah satu yang menarik perhatian penonton adalah penggunaan nomor narapidana pada tiap karakter.
Film ini tidak hanya berfokus pada unsur mistis, tetapi juga mengajak penonton untuk menafsirkan pesan tersembunyi di balik angka-angka tersebut. Setiap nomor yang dikenakan para tokohnya disebut memiliki keterkaitan dengan nilai religius maupun spiritual. Informasi ini turut ramai dibahas di media sosial, salah satunya melalui akun Instagram nontonpedia.id.
Karakter Six, yang diperankan oleh Yoga Pratama, digambarkan sebagai sosok anak dukun dengan nomor 7226. Angka ini dikaitkan dengan Surah Al-Jinn ayat 26 (72:26) yang berbunyi “Dia mengetahui yang gaib, tetapi Dia tidak memperlihatkan kepada siapa pun tentang yang gaib itu.” Makna tersebut selaras dengan karakter Six yang dekat dengan dunia tak kasat mata, namun penuh misteri.
Sementara itu, tokoh Bimo yang diperankan Morgan Oey mengenakan nomor 2239. Angka ini dihubungkan dengan Injil Matius 22:39 yang menekankan nilai kasih terhadap sesama manusia. Dalam cerita, Bimo digambarkan memiliki sisi empati yang kuat meskipun berada dalam lingkungan keras di dalam lapas.
Karakter lain yang tak kalah menarik adalah Pendi, seorang dosen yang diperankan oleh Lukman Sardi. Ia menggunakan nomor 5811 yang merujuk pada Surah Al-Mujadilah ayat 11, tentang adab dalam majelis ilmu dan janji Allah meninggikan derajat orang beriman dan berilmu. Hal ini memperkuat identitas Pendi sebagai figur intelektual yang tetap menjunjung nilai moral di tengah situasi sulit.
Di sisi lain, tokoh Dimas, seorang wartawan pemula, menggunakan nomor 1919 yang dikenal sebagai angel number. Angka ini melambangkan akhir dari sebuah siklus dan awal baru, serta dorongan untuk melepaskan masa lalu. Hal ini mencerminkan perjalanan karakter Dimas yang mengalami perubahan signifikan sepanjang cerita.
Selain simbol angka, Ghost In The Cell juga mendapat perhatian karena pendekatan sinematiknya yang gelap dan penuh atmosfer. Beberapa ulasan menyebutkan film ini berhasil memadukan horor dengan refleksi spiritual yang jarang ditemukan di film Indonesia. Penonton diajak tidak hanya merasakan ketegangan, tetapi juga merenungkan makna di balik setiap detail cerita.
Dengan konsep yang unik dan penuh tafsir, Ghost In The Cell menjadi salah satu film yang layak ditonton. Kehadiran simbol religius dalam bentuk angka memberi lapisan makna yang lebih dalam bagi penonton. Film ini sekaligus menunjukkan bahwa horor tidak hanya soal ketakutan, tetapi juga bisa menjadi medium refleksi nilai kehidupan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....