Beby Tsabina Perankan Pahlawan Emmy Saelan

  • 31 Mar 2026 23:09 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Aktris Beby Tsabina terpilih memerankan sosok pahlawan asal Makassar, Emmy Saelan. Film drama perang bertajuk 'Emmy' ini diproduksi oleh Denny Siregar Production.

Beby mengikuti proses casting ketat untuk bergabung dalam proyek besutan Emil Heradi. Usai dinyatakan lolos, perempuan berusia 23 tahun tersebut langsung menjalani serangkaian workshop.

Materi pelatihan meliputi simulasi situasi medis darurat di medan tempur yang berat. Hal ini dilakukan guna mendalami peran Emmy yang merupakan seorang perawat pejuang.

Tokoh Emmy Saelan dikenal sebagai sosok perawat yang gigih membantu tawanan Indonesia. Ia berjuang membebaskan para pejuang dari cengkeraman militer Belanda di Sulawesi Selatan.

Dalam sejarahnya, Emmy tergabung dalam laskar pemberontak pimpinan pahlawan Robert Wolter Mongonsidi. Perjuangan mereka menjadi simbol perlawanan rakyat Makassar terhadap agresi militer penjajah.

Beby mengaku sangat bangga sekaligus merasa tertantang saat menerima tawaran peran besar ini. Ia merasa memikul tanggung jawab moral untuk menghidupkan kembali semangat sang pahlawan.

"Saya melakukan riset mendalam dan latihan fisik demi menghormati perjuangan Emmy Saelan," ujar Beby. Ia berharap aktingnya mampu menyampaikan pesan patriotisme kepada generasi muda Indonesia saat ini.

Adegan puncak film ini menggambarkan momen heroik Emmy saat melawan tank Belanda. Ia dikisahkan gugur setelah meledakkan diri menggunakan granat demi menghalau pasukan musuh.

Karakter Robert Wolter Mongonsidi dalam film ini diperankan oleh aktor muda Samo Rafael. Kehadiran Samo akan memperkuat narasi persahabatan dan perjuangan bersama di medan laga.

Sementara itu, tokoh antagonis utama diperankan oleh aktor keturunan Belanda, Vincent Verhaag. Vincent memainkan peran sebagai perwira militer yang sangat kejam, yakni Raymond Westerling.

Keterlibatan aktor-aktor berbakat ini diharapkan mampu membawa penonton kembali ke masa revolusi. Denny Siregar Production berkomitmen menghadirkan visualisasi sejarah yang akurat namun tetap menghibur.

Emil Heradi sebagai sutradara menekankan pentingnya akurasi detail pada setiap adegan peperangan. Ia ingin penonton merasakan ketegangan yang dialami para pejuang saat itu.

Film 'Emmy' direncanakan menjadi salah satu karya kolosal yang mengangkat sejarah lokal. Fokus cerita tidak hanya pada pertempuran, tetapi juga pada sisi kemanusiaan.

Masyarakat Makassar menyambut positif pengangkatan kisah Emmy Saelan ke layar lebar tingkat nasional. Hal ini dianggap sebagai bentuk apresiasi terhadap pahlawan dari Indonesia Timur.

Proses syuting dilakukan di beberapa lokasi bersejarah guna mendapatkan nuansa otentik tahun 1940-an. Kostum dan properti militer disiapkan secara khusus untuk mendukung atmosfer film tersebut.

Pihak produksi berharap film ini dapat memperkaya khazanah film bertema sejarah di Indonesia. Rencananya, film 'Emmy' akan segera tayang di bioskop dalam waktu dekat ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....