White Day, Tradisi Balasan Hadiah setelah Valentine Day
- 15 Mar 2026 06:59 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Perayaan White Day diperingati setiap tanggal 14 Maret di beberapa negara Asia seperti Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan. Perayaan ini dikenal sebagai hari ketika laki-laki memberikan hadiah balasan kepada perempuan yang sebelumnya memberi cokelat saat Valentine's Day.
Dilansir dari Britannica, White Day pertama kali populer di Jepang pada akhir 1970-an sebagai bagian dari tradisi pertukaran hadiah yang berkembang setelah perayaan Valentine. Tradisi ini kemudian menyebar ke negara-negara Asia Timur lainnya.
Dalam budaya Jepang, Valentine’s Day biasanya identik dengan perempuan yang memberikan cokelat kepada laki-laki. Hadiah tersebut bisa diberikan kepada pasangan, teman, rekan kerja, maupun orang yang dihormati.
Sebagai balasan, pada saat White Day, laki-laki memberikan hadiah kepada perempuan yang telah memberi cokelat sebelumnya. Hadiah yang diberikan biasanya berupa cokelat putih, permen, marshmallow, hingga berbagai barang seperti bunga atau aksesoris.
Tradisi ini juga memiliki makna simbolis. Hadiah balasan dianggap sebagai bentuk penghargaan dan ungkapan perasaan kepada orang yang telah memberikan perhatian pada hari Valentine.
Seiring waktu, perayaan White Day tidak hanya terbatas pada pasangan romantis. Di beberapa negara, perayaan ini juga menjadi momen untuk menunjukkan rasa terima kasih kepada teman maupun orang terdekat.
Budaya White Day juga berkembang melalui industri hiburan populer seperti drama, film, dan musik dari Jepang maupun Korea Selatan. Hal ini membuat perayaan tersebut semakin dikenal oleh masyarakat global.
Hingga kini, White Day tetap menjadi bagian dari budaya populer di berbagai negara Asia Timur. Perayaan ini melengkapi tradisi Valentine dengan menekankan pentingnya membalas perhatian dan hadiah yang telah diberikan sebelumnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....