SIER Bikin Khitan Tak Lagi Menakutkan

  • 23 Jun 2026 20:06 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Wajah Azka Zulfikar Hamzah terlihat ceria saat tiba di Wisma SIER, Surabaya, Selasa 23 Juni 2026. Bocah asal Rungkut Kidul itu datang bersama ayah dan ibunya untuk menjalani salah satu momen penting dalam hidupnya, yakni khitan. Azka menjadi salah satu dari 100 anak yang mengikuti khitan massal dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER).

Di tengah suasana yang mungkin membuat sebagian anak merasa tegang, Azka justru terlihat antusias. Ia mengaku senang dapat mengikuti khitan yang diselenggarakan SIER.

Kehadiran kedua orang tuanya membuat Azka semakin tenang. Mereka terus mendampingi sejak proses persiapan hingga anaknya mendapat penanganan dari tenaga medis.

Ayah Azka, Amirul Hubalah, mengapresiasi kegiatan khitan massal tersebut. Menurutnya, program itu membantu masyarakat mendapatkan layanan khitan yang aman dan nyaman.

“Terima kasih SIER yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Selain membantu masyarakat, acara ini juga memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak karena mereka mendapat perhatian dan pendampingan yang baik selama proses khitan,” kata Amirul.

Bagi Amirul, perhatian yang diberikan tidak hanya terlihat dari layanan medis. Anak-anak juga dibuat merasa lebih nyaman selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Khitan yang dijalani Azka dan peserta lainnya menggunakan metode modern tanpa jahitan. Metode tersebut dikenal dengan nama Bipolar Tech atau Bipolar Sealer.

Teknologi itu memanfaatkan perangkat berfrekuensi tinggi untuk memotong sekaligus menyegel jaringan kulit. Secara sederhana, metode tersebut menggunakan teknik perekat atau lem medis sehingga luka tidak perlu dijahit.

Penggunaan teknologi tersebut diklaim mampu meminimalkan pendarahan, mempercepat proses tindakan, serta memberikan kenyamanan lebih kepada anak-anak. Dalam pelaksanaannya, SIER bekerja sama dengan Klinik SIER dan melibatkan tenaga medis profesional. Seluruh proses khitan dilakukan di lantai 1 Wisma SIER.

Mayoritas peserta berasal dari wilayah yang berada di sekitar kawasan industri SIER. Informasi mengenai kegiatan itu sebelumnya disampaikan kepada perangkat desa untuk diteruskan kepada masyarakat.

Direktur Pemasaran dan Pengembangan PT SIER Jefri Ikhwan Ma’arif mengatakan sekitar 85 persen peserta merupakan anak-anak warga yang tinggal di sekitar wilayah operasional perusahaan. “Tahun ini kami bersyukur karena sekitar 85 persen peserta khitan merupakan putra-putra dari warga yang tinggal di sekitar wilayah operasional perusahaan,” ujar Jefri.

Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa program sosial perusahaan dapat menjangkau warga yang hidup berdampingan dengan kawasan industri. Jefri mengatakan khitan massal bukan sekadar bagian dari perayaan ulang tahun perusahaan.

Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk komitmen SIER untuk menjaga hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar. “Khitan massal ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun hubungan yang harmonis dan berkelanjutan dengan masyarakat sekitar, sekaligus menjadi rangkaian peringatan HUT ke-52 SIER,” katanya.

Ia menilai keberhasilan sebuah kawasan industri tidak hanya dapat diukur dari pertumbuhan bisnis dan investasi. Manfaat yang dirasakan masyarakat sekitar juga menjadi bagian penting dari keberadaan perusahaan.

Terlebih, kawasan industri SIER berbatasan langsung dengan permukiman warga. Kondisi itu membuat perusahaan memiliki tanggung jawab untuk terus menghadirkan program sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Selain memperoleh layanan khitan gratis, seluruh peserta menerima paket perlengkapan sekolah, uang saku, sarung, dan peci. Bingkisan itu menambah kegembiraan anak-anak setelah menjalani tindakan medis.

Di hadapan para peserta, Jefri meminta anak-anak tidak takut. Ia mengajak mereka mengikuti setiap arahan dokter dan tenaga medis.

“Hari ini adalah momen yang istimewa. Tetap semangat, jangan takut, dan ikuti arahan dari dokter serta tenaga medis yang bertugas,” tuturnya.

Jefri berharap anak-anak tersebut tumbuh menjadi generasi yang sehat, saleh, berbakti kepada orang tua, dan membanggakan keluarga. Kegiatan khitan massal itu juga menjadi bagian dari dukungan SIER terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals. Program tersebut berkaitan dengan bidang kesehatan, pengurangan kesenjangan, permukiman berkelanjutan, dan kemitraan.

Bagi Azka, hari itu bukan hanya tentang keberanian menjalani khitan. Ia pulang bersama keluarganya dengan pengalaman baru, sejumlah hadiah, dan senyum yang masih terlihat di wajahnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....