Langkah Bluebird Menjaga Bumi, Menanam Harapan Lewat Mangrove
- 02 Jul 2025 21:14 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Di tengah hiruk pikuk kota dan kebutuhan mobilitas yang semakin tinggi, Bluebird menunjukkan bahwa setiap perjalanan tak hanya bisa membawa manusia dari satu titik ke titik lain, tetapi juga dapat membawa harapan untuk bumi yang lebih lestari.
Dalam rangka ulang tahun ke-53, Bluebird menggandeng Benih Baik untuk menanam 530 bibit pohon mangrove di dua titik pesisir Indonesia.
Langkah ini bukan hal baru bagi Bluebird. Kepedulian terhadap lingkungan telah menjadi bagian dari budaya perusahaan, tercermin dalam berbagai inisiatif yang mendorong mobilitas berkelanjutan. Penanaman mangrove ini dilakukan di Muara Gembong, Bekasi dan Pantai Indah Kapuk, Jakarta, dengan luas area mencapai 530 meter persegi.
Tak hanya sekadar simbolis, kegiatan ini melibatkan berbagai pihak dalam keluarga besar Bluebird, mulai dari pengemudi, Srikandi Bluebird, Kartini Bluebird, Generasi Biru, hingga para pelanggan setia.
Melalui kampanye Sustainabili-Tree, ribuan orang turut menulis nama dan harapan mereka untuk bumi lewat pledging digital, yang kemudian dikonversi menjadi donasi untuk pengadaan bibit pohon.
“Setiap perjalanan, sekecil apa pun, bisa membawa dampak besar ketika dilakukan bersama-sama. Sustainabili-Tree adalah bentuk kepedulian kita bersama terhadap lingkungan,” ujar Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Adrianto Djokosoetono.
Selain itu, pengguna aplikasi MyBluebird juga dapat berkontribusi dalam gerakan Bluebird & Cititrans Sustainability Movement. Donasi dilakukan secara otomatis dari setiap perjalanan, dan pengguna bahkan bisa menukarkan EZPoint untuk mendukung kegiatan penanaman pohon ini.
Langkah Bluebird ini merupakan bagian dari visi jangka panjang perusahaan melalui agenda BlueSky 50:30, yaitu pengurangan 50 persen emisi dan limbah hingga tahun 2030. Mangrove dipilih karena kemampuannya dalam menyerap karbon, mencegah abrasi, serta memperkuat ekosistem pesisir.
Sebanyak 530 bibit mangrove yang ditanam diperkirakan mampu menyerap hingga 13,25 ton karbon dioksida per tahun. Penanaman dilakukan bersama mitra konservasi lokal dan didukung langsung oleh tim internal Bluebird yang telah mendapatkan pelatihan mengenai konservasi dan praktik operasional ramah lingkungan.
“Inisiatif ini menjadi pengingat bahwa keberlanjutan bukan hanya soal teknologi atau investasi besar, tapi juga tentang kebersamaan dan konsistensi. Kami ingin menjadikan keberlanjutan sebagai bagian dari kebiasaan,” jelas Andre, sapaan akrab Adrianto Djokosoetono.
Hingga akhir 2024, Bluebird telah mencatatkan pengurangan lebih dari 196.000 ton emisi karbon. Capaian ini diperoleh dari adopsi kendaraan ramah lingkungan, optimalisasi armada, serta penggunaan energi terbarukan di sejumlah fasilitas perusahaan.
Tak berhenti di situ, Bluebird juga aktif menjalankan pelatihan internal yang menanamkan nilai keberlanjutan dalam operasional harian. Salah satunya adalah pengurangan penggunaan kemasan plastik sekali pakai di lingkungan kerja dan selama operasional berlangsung.
Bagi Bluebird, keberlanjutan bukanlah tren sesaat, melainkan prinsip yang terus dijaga. “Kami percaya perubahan dimulai dari tindakan kecil, dan kami berkomitmen untuk terus melangkah bersama semua pihak dalam menjaga bumi,” tutup Andre.
Dengan menanam mangrove, Bluebird tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanam masa depan untuk bumi yang lebih hijau dan generasi mendatang yang lebih sadar lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....