Mimpi Anak Pengemudi Bluebird Tetap Menyala Berkat Beasiswa
- 02 Jul 2025 21:04 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Setiap pagi, Hariawan mengenakan seragam kerjanya di pool Bluebird dengan satu harapan: anaknya bisa meraih pendidikan yang lebih baik dari dirinya. Sejak enam tahun lalu, doa dan kerja kerasnya mendapat tambahan kekuatan lewat beasiswa Bluebird Peduli.
Bantuan pendidikan itu membuat anaknya, yang kini duduk di bangku sekolah dasar, bisa belajar tanpa harus memikirkan beban biaya.
“Setiap hari saya bekerja dengan harapan bisa terus memberi yang terbaik untuk anak saya. Ketika Bluebird memberi perhatian khusus melalui beasiswa ini, saya merasa tidak sendiri,” ujar Hariawan dengan mata berkaca.
“Perusahaan ini bukan cuma tempat bekerja, tapi juga tempat kami merasa dihargai sebagai manusia,” katanya.
Tak hanya Hariawan, kisah penuh semangat juga datang dari Agnes, mahasiswi semester tiga jurusan Teknologi Laboratorium Medis di Institut Kesehatan Hermina. Ayahnya, seorang pengemudi Bluebird, meninggal dunia saat menjalankan tugas. Namun cita-cita Agnes tetap menyala, berkat dukungan beasiswa khusus dari Bluebird.
“Bapak selalu ingin saya punya masa depan yang baik. Beasiswa ini jadi pengingat bahwa saya harus terus melangkah dan melanjutkan apa yang Bapak ingin saya capai,” kata Agnes, penuh haru.
Program Beasiswa Bluebird Peduli telah dijalankan sejak 1998, dan hingga kini telah menyalurkan lebih dari 66.000 paket beasiswa kepada anak-anak pengemudi dan karyawan Bluebird, dari jenjang SMP hingga perguruan tinggi. Program ini tak hanya untuk pendidikan umum, tapi juga menyasar anak-anak berkebutuhan khusus dan mereka yang kehilangan orang tua saat bertugas.
Adrianto Djokosoetono, Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, menyatakan bahwa inisiatif ini lahir dari komitmen jangka panjang perusahaan terhadap pendidikan.
“Kami percaya bahwa dampak jangka panjang harus dimulai dari akses pendidikan dan rasa aman bagi keluarga,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa setiap kilometer perjalanan pelanggan bersama Bluebird bukan sekadar layanan, tapi juga bentuk kontribusi nyata.
“Inilah alasan kami menjadikan program beasiswa sebagai bagian penting dari keberlanjutan Bluebird,” katanya.
Selama 53 tahun melayani masyarakat Indonesia, Bluebird terus menjaga kepercayaan pelanggan bukan hanya lewat layanan, tetapi juga lewat aksi nyata sosial perusahaan.
Bagi Hariawan, Agnes, dan ribuan anak lainnya, beasiswa Bluebird Peduli bukan hanya bantuan biaya. Ia adalah harapan, pengingat bahwa masa depan bisa tetap cerah, selama ada yang peduli di setiap langkah perjalanan.
Karena di Bluebird, setiap kilometer berarti.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....