Suara Mesin Jahit Asa Baru dari Rutan Perempuan
- 02 Mei 2025 15:30 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Teriknya matahari siang itu menyelimuti kawasan Kebonagung, Porong, Kabupaten Sidoarjo. Namun, semangat tim PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) tetap berkobar untuk menjalankan misi sosial mereka.
Rombongan PT SIER tiba di Rutan Perempuan Kelas IIA Surabaya sekitar pukul 13.30 WIB. Mereka disambut hangat oleh Kepala Subseksi Bimbingan Kegiatan, Comi Hendariswati, dan jajaran lainnya.
Setelah melalui pemeriksaan keamanan, rombongan diarahkan ke aula utama. Di sana, prosesi serah terima bantuan CSR dilakukan secara simbolis oleh Kepala Departemen TJSL PT SIER, Puspita Ernawati.
Bantuan yang diberikan berupa alat hidroponik, mesin pompa air, oven kue, peralatan salon, hingga mesin jahit. Bantuan ini menjadi bagian dari program pemberdayaan warga binaan yang diinisiasi oleh PT SIER.
Di salah satu ruangan sederhana, Herna, salah satu warga binaan, tampak sedang menjahit. Mesin jahit hasil bantuan SIER itu kini menjadi alat untuk merajut asanya.
"Menjahit membuat saya merasa bahagia," kata Herna sambil memeriksa hasil jahitannya. Ia bercita-cita membuka usaha jahit setelah bebas nanti.
Setiap tarikan benang seolah menjadi simbol harapan baru. Baginya, keterampilan ini adalah bekal untuk membangun hidup yang lebih baik di masa depan.
Kepala Rutan, Widyawati, menyampaikan apresiasinya atas bantuan dari PT SIER. Menurutnya, bantuan ini sangat mendukung program pembinaan dan pengembangan kemandirian warga binaan.
“Bantuan ini menjadi modal berharga untuk membangun kompetensi para warga binaan,” ujar Widyawati. Ia berharap sinergi dengan PT SIER dapat terus berlanjut.
Widyawati juga menambahkan bahwa keberhasilan program pembinaan tidak mungkin tercapai tanpa dukungan dari pihak eksternal.
Sementara itu, Puspita Ernawati menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen SIER terhadap SDGs. Fokus program ini adalah pendidikan vokasi, pemberdayaan perempuan, dan peningkatan kualitas hidup.
"Kami berharap keterampilan ini menjadi bekal untuk reintegrasi sosial yang positif," ungkap Puspita. Ia optimis bahwa program ini akan menciptakan perubahan nyata bagi warga binaan.
Asisten Deputi TJSL BUMN, Edi Eko Cahyono, turut mengapresiasi inisiatif SIER. Menurutnya, program ini mencerminkan semangat BUMN dalam mendukung reintegrasi sosial.
“Sinergi ini harus terus didorong agar semakin banyak warga binaan yang mandiri setelah bebas,” tandasnya. Program ini juga sejalan dengan core values AKHLAK yang menjadi pedoman BUMN.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....