Kisah Esti, Dirikan Sekolah Modeling Disabilitas
- 22 Apr 2025 06:15 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya : Berawal dari keinginan sang putri, Desy Ramadhani Maghfiroh Ayu Putri atau yang akrab disapa Fira dengan disabilitas, Esti Yuniarti mendirikan FMD ( Fira Modeling Disabilitas ) sejak tahun 2021.
“Anak saya dengan keterbatasan tuna rungu, memiliki minat bakat di dunia modeling atas permintaan nya yang ingin memberikan wadah kepada anak-anak yang memiliki kondisi sama dengan fira, maka saya dirikan sekolah atau tempat kursus bagi penyandang disabilitas pada 2021”, cerita Esti.
Esti mengatakan, tempat kursus yang sudah berjalan empat tahun ini, memiliki empat puluh anggota dengan beragam penyandang disabilitas diantara nya Down Syndrome, Autis, Slow Leaner, Tuna Daksa, Tuna Rungu, dan Tuna Grahita.
“Anak-anak dengan keistimewaan yang mengikuti kelas di tempat kursus kami beragam, kecuali tuna netra, dikarenakan tentu akan lebih susah dalam mengarahkan untuk bisa memahami ilmu yang saya dan fira berikan, kebetulan di tempat kami ada pembelajaran fashion, dance modern, tari tradisional, beauty class dan photo shoot”, ungkapnya.
Esti menambahkan, sesi kelas diadakan setiap seminggu sekali di tiap hari jumat, bertempat di WTC lantai 6 dengan dua sesi yakni pukul 15.00 - 16.00 untuk kelompok usia anak-anak dan pukul 16.00-17.00 untuk kelompok usia remaja, dengan biaya pendaftaran Rp 200.000,- dan uang SPP per bulan Rp 200.000,-, harapan ke depan dirinya berharap agar dengan adanya tempat kursus ini bisa menjadi membentuk karakter yang percaya diri pada anak berkebutuhan khusus, serta bisa menjadi wadah menyalurkan hobi dan minat bakat mereka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....