Antre.Sub Hadirkan Pasta Rumahan Favorit Warga Surabaya
- 10 Agt 2026 08:06 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya- Berawal dari kegemaran menikmati pasta saat nongkrong di sejumlah kafe, pasangan suami istri Hobby Ardian Prawoto dan Ilmi mulai merintis usaha aneka pasta pada 2026. Usaha yang diberi nama Antre.Sub tersebut berangkat dari kebiasaan Ilmi yang gemar memesan pasta karena dinilai tidak terlalu mengenyangkan dibandingkan ketika menyantap menu nasi.
Sebelum mengembangkan usaha pasta, Ardian dan Ilmi sebelumnya sempat menjalankan usaha takoyaki hingga sekarang. Dari pengalaman tersebut, keduanya kemudian mencoba mengembangkan usaha kuliner yang sesuai dengan minat mereka.
Ardian mengatakan, ide usaha pasta semakin kuat karena sang istri memang memiliki ketertarikan terhadap berbagai olahan pasta. “Awalnya dari suka nongkrong, kemudian sering pesan pasta. Istri saya memang suka pasta karena menurutnya tidak terlalu mengenyangkan seperti kalau pesan nasi,” ujarnya. Minggu, 9 Agustus 2026.
Antre.Sub kini menawarkan sejumlah menu pasta, seperti Aglio E Olio seharga Rp 30.000, Mac and Cheese Rp 28.000, Fettuccine Beef Alfredo Rp 33.000, serta Penne Beef Bolognese Rp 33.000. Seluruh menu tersedia dalam satu ukuran dan dibuat dengan konsep made by order untuk menjaga kualitas makanan yang diterima pelanggan.
“Awalnya kami menggunakan sistem pre-order. Tetapi ternyata banyak yang suka dan akhirnya hampir setiap hari kami membuka order,” kata Ardian. Proses memasak dilakukan berdua bersama sang istri.
Mulai dari berbelanja bahan hingga mengolah makanan dilakukan bersama, kecuali ketika Ilmi sedang memiliki jadwal mengajar tari.
Menjaga kesegaran bahan menjadi salah satu prioritas Antre.Sub. Ilmi mengatakan, pihaknya tidak ingin menyimpan bahan terlalu lama di rumah agar kualitas produk tetap terjaga. “Kami mengutamakan bahan yang fresh. Jadi tidak pernah stok bahan terlalu lama karena kami ingin produk yang diterima customer tetap fresh dan kualitasnya terjaga,” tutur Ilmi.
Untuk mendapatkan inspirasi sekaligus mengembangkan cita rasa, Ardian dan Ilmi juga kerap mengunjungi kafe untuk mencicipi berbagai menu pasta. Dari sana, keduanya mempelajari komposisi rasa yang kemudian menjadi referensi dalam mengembangkan produknya.
Menurut Ardian, seluruh menu memiliki tingkat proses yang relatif sama, namun Aglio Olio membutuhkan perhatian khusus karena topping udang harus matang bersamaan dengan pastanya agar makanan sampai ke pelanggan dalam kondisi hangat.
Promosi dilakukan melalui media sosial, terutama Instagram dan Threads. Pemesanan dapat dilakukan melalui WhatsApp dan diupayakan mendapat respons cepat.
Untuk pengiriman, pelanggan dapat menggunakan jasa kurir ojek online. Sementara pelanggan yang ingin mengambil sendiri diperbolehkan melakukan pick up di rumah kawasan Klampis. Nama Antre.Sub sendiri dipilih karena berasal dari kata “antre” yang dinilai sederhana dan mudah diingat.
Pelanggan nya saat ini banyak berasal dari kalangan pekerja kantoran dan perbankan, terutama untuk kebutuhan makan siang. Selain pesanan harian, Antre.Sub juga sempat menerima pesanan catering untuk berbagai acara.
Saat ini proses sertifikasi halal masih berjalan. Ke depan, Ardian dan Ilmi berharap dapat memiliki tempat yang lebih proper untuk layanan dine in dan take away.
“Harapannya nanti punya tempat sendiri, jadi pelanggan tidak hanya pesan melalui chat dan sistem PO, tetapi bisa datang langsung untuk dine in maupun take away,” pungkas Ardian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....