SGE 2026 Dibuka, Wali Kota Eri Dorong UMKM Surabaya Tembus Transaksi Rp9 Miliar

  • 05 Agt 2026 17:39 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menargetkan transaksi Surabaya Great Expo (SGE) 2026 menembus lebih dari Rp9 miliar. Target tersebut seiring meningkatnya kualitas produk UMKM dan konsep pameran yang dipadukan dengan layanan publik.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membuka SGE 2026 di Exhibition Hall Grand City, Rabu, 5 Agustus 2026. Eri mengatakan SGE menjadi etalase produk unggulan UMKM, mulai fesyen, batik, hingga kuliner khas Surabaya. Salah satu yang menarik perhatian adalah batik hasil kolaborasi desainer dengan anak-anak Rumah Anak Prestasi (RAP).

"Dengan kualitas produk yang semakin menarik, saya berharap omzet tahun ini bisa melebihi Rp9 miliar seperti tahun-tahun sebelumnya," kata Eri.

Menurutnya, Pemkot Surabaya tidak hanya memfasilitasi pelaku UMKM, tetapi juga berperan sebagai pemasar produk lokal. Produk-produk tersebut diperkenalkan dalam berbagai kegiatan pemerintahan agar semakin dikenal masyarakat.

"Pemkot juga harus menjadi marketing bagi UMKM. Produk lokal Surabaya, baik pakaian maupun makanan, harus kita tunjukkan kepada masyarakat bahwa kualitasnya luar biasa dan bisa menjadi pilihan warga maupun wisatawan," ujarnya.

SGE 2026 juga menghadirkan layanan publik, seperti perizinan usaha, sertifikasi halal, pendaftaran merek, hingga layanan paspor. Konsep ini memungkinkan masyarakat berbelanja sekaligus mengurus berbagai kebutuhan administrasi dalam satu lokasi.

"Jadi, orang bisa menikmati makanan, melihat dan membeli pakaian, sekaligus mendapatkan pelayanan publik. Ke depan, kegiatan seperti ini akan lebih sering kita gerakkan untuk memasarkan UMKM Surabaya," tuturnya.

Selain itu, Pemkot Surabaya menyiapkan Surabaya Urban Creative Hub (Sub Expocenter) di kawasan eks Hi-Tech Mall. Fasilitas tersebut akan menjadi ruang pengembangan ekonomi kreatif dan industri digital bagi generasi muda.

Kepala Dinkopumdag Surabaya Mia Santi Dewi mengatakan SGE merupakan upaya memperkuat ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM, koperasi, dan ekonomi kreatif. Selama 2022-2025, SGE mencatat akumulasi transaksi lebih dari Rp30,3 miliar.

Sebanyak 370 UMKM binaan telah difasilitasi dan sekitar 450 legalitas usaha diterbitkan melalui NIB, sertifikasi halal, serta pendaftaran merek. Tahun ini SGE mengusung tema "Surabaya Business Start".

SGE 2026 diikuti 106 peserta dengan 142 stan yang berasal dari perangkat daerah, BUMD, BUMN, UMKM, koperasi, perusahaan swasta, asosiasi usaha, hingga pelaku usaha dari berbagai daerah di Indonesia. Pemkot menargetkan transaksi Rp7 miliar dengan sekitar 47.650 pengunjung selama lima hari pelaksanaan.

Mia berharap dampak SGE tidak hanya berhenti pada nilai transaksi selama pameran berlangsung. Menurutnya, kegiatan ini harus mampu memperluas akses pasar, membangun jejaring bisnis, dan mendorong pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.

"Harapannya, pameran ini tidak hanya menghasilkan transaksi selama lima hari, tetapi juga melahirkan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan, memperluas akses pasar, meningkatkan penggunaan produk lokal, dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Surabaya," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....