Siswi SMK Surabaya Kembangkan Heyybox.id dari Hobi Berkarya

  • 24 Jul 2026 17:37 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Semangat berwirausaha dapat tumbuh sejak usia muda. Hal itu dibuktikan Ageni Rohmatin Almaqvira, siswi kelas XII SMK Negeri 12 Surabaya.

Remaja yang akrab disapa Alma tersebut membangun usaha kreatif Heyybox.id sejak 2024. Ia mengembangkan bisnis dari produk snack box hingga aksesori buatan tangan.

Alma hadir sebagai narasumber dalam program Muda Kreatif Pro 2 RRI Surabaya. Program dipandu penyiar Echa dan mengangkat tema pengembangan usaha kreatif anak muda.

Dalam siaran itu, Alma menceritakan awal berdirinya Heyybox.id. Ide tersebut berawal dari keinginannya membuat merek yang mudah diingat generasi muda.

"Awalnya Heybox itu dari snack box. Saya cari nama brand yang mudah diingat anak muda, akhirnya lahirlah Heybox," kata Alma.

Usaha tersebut kemudian berkembang menjadi berbagai produk. Kini Heyybox.id juga menawarkan snack tower, gelang manik, scrunchie, dan aksesori lainnya.

Sebagian besar produk dikerjakan sendiri oleh Alma. Ia memanfaatkan waktu luang untuk memproduksi maupun mengembangkan desain baru.

Alma mengaku minat berwirausaha sudah muncul sejak duduk di bangku sekolah dasar. Saat itu, ia mulai berjualan kertas gambar kepada teman-temannya.

"Dari saya SD memang sudah suka usaha. Saya jualan kertas gambar buat teman-teman sekolah," ujarnya.

Selain berdagang, Alma juga menyukai berbagai kegiatan kreatif. Ia gemar membuat kerajinan tangan, melukis, hingga karya DIY sebagai cara mengisi waktu.

Menurutnya, kegiatan tersebut membantu menghilangkan rasa jenuh. Proses berkarya juga membuatnya lebih bersemangat menjalani aktivitas sehari-hari.

Perkembangan usaha dilakukan secara bertahap. Setelah hampir satu tahun menjual snack box, Alma mulai menambah variasi produk.

Ia melihat kebutuhan anak muda terhadap hadiah kreatif semakin meningkat. Kondisi itu mendorong lahirnya produk snack tower dan aksesori.

Produk Heyybox.id dipasarkan melalui Instagram, TikTok, dan WhatsApp. Media sosial menjadi sarana utama memperkenalkan karya kepada calon pelanggan.

Alma mengatakan pemesanan juga banyak datang melalui teman sekolah. Beberapa pelanggan bahkan meminta desain khusus sesuai keinginan mereka.

Untuk harga, snack box dibanderol mulai Rp35 ribu. Sementara snack tower dijual mulai Rp22 ribu dan dapat disesuaikan kebutuhan pelanggan.

"Semua bisa disesuaikan dengan budget kakak-kakak semuanya," ujar Alma.

Kesibukan sekolah tidak menjadi alasan menghentikan usahanya. Alma mengatur waktu produksi di sela jam kosong maupun setelah pulang sekolah.

Ia juga memanfaatkan waktu istirahat untuk membuat gelang manik. Bahkan, proses pemotretan produk sering dilakukan di lingkungan sekolah.

Meski mengaku lelah menjalani dua aktivitas sekaligus, Alma tetap menikmati proses tersebut. Menurutnya, rasa capai terbayarkan ketika melihat hasil karyanya.

"Kalau dibilang capek ya capek. Cuma kalau ngerjain ini semua rasanya happy, jadi capeknya terbayarkan," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, penyiar Echa mengapresiasi semangat Alma membangun usaha sejak usia sekolah. Ia menilai kreativitas dan kemampuan mengatur waktu menjadi inspirasi bagi generasi muda.

Program Muda Kreatif Pro 2 RRI Surabaya menghadirkan kisah anak-anak muda berprestasi. Melalui ruang dialog tersebut, RRI mendorong lahirnya wirausaha kreatif yang mampu menciptakan peluang ekonomi sejak usia dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....