Dapur Asaka Hadirkan Minuman Kekinian Berkualitas Khas Surabaya Berdaya Saing

  • 07 Jul 2026 21:02 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya- Berawal dari usaha rumahan yang dirintis pada 2018 dengan produk sambal bawang, pelaku UMKM Surabaya Tuk Ing Ajeng terus mengembangkan usahanya hingga melahirkan brand minuman kekinian Dapur Asaka. Melihat tingginya minat masyarakat terhadap minuman siap konsumsi, ia kemudian menghadirkan produk minuman dalam kemasan botol yang praktis dan siap diminum.

Menurutnya, keputusan menghadirkan minuman siap minum dalam kemasan botol didasari kebutuhan konsumen akan produk yang praktis, mudah dibawa, dan dapat dinikmati kapan saja tanpa harus menunggu proses penyajian. Konsep tersebut juga dinilai mampu memperluas jangkauan pemasaran melalui penjualan langsung maupun platform digital.

“Dengan kemasan botol, produk menjadi lebih praktis, mudah dibawa, dan bisa dinikmati kapan saja. Selain memudahkan pelanggan, pemasaran juga menjadi lebih luas melalui penjualan online sehingga konsumen dapat membeli dengan lebih mudah,” ujarnya.

Saat ini Dapur Asaka menawarkan empat varian minuman, yakni Thai Tea, Aren Latte, Milky Milo, dan Signature Chocolate. Masing-masing varian memiliki karakter rasa yang berbeda sehingga dapat memenuhi selera berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja hingga masyarakat umum.

Dalam menjaga kualitas produknya, Dapur Asaka menggunakan bahan baku pilihan dan menerapkan standar operasional prosedur (SOP) pada setiap proses produksi. Pengecekan berkala juga dilakukan agar cita rasa tetap konsisten di setiap botol yang dipasarkan kepada pelanggan.

“Kami memilih bahan baku yang berkualitas karena itu sangat menentukan hasil akhir produk. Selain itu, kami memiliki SOP untuk setiap menu sehingga rasa dan kualitas tetap terjaga,” jelasnya.

Di tengah persaingan bisnis minuman kekinian yang semakin ketat, inovasi menjadi salah satu kunci yang terus dijaga. Dapur Asaka rutin mengikuti perkembangan tren tanpa meninggalkan identitas produknya yang mengedepankan kualitas serta kemasan bergaya sederhana namun elegan.

Ia mengungkapkan bahwa media sosial menjadi sarana utama dalam memperkenalkan produk sekaligus membangun komunikasi dengan pelanggan. Berbagai promosi juga dilakukan untuk memperluas pasar, sementara evaluasi harga terus dilakukan agar tetap kompetitif di tengah perubahan harga bahan baku.

“Dalam menjalankan usaha, tantangan terbesar kami adalah menjaga kualitas produk sekaligus menyesuaikan biaya produksi ketika harga bahan baku berubah. Karena itu kami tetap fokus pada kualitas, pelayanan, inovasi, dan kepuasan pelanggan,” tuturnya.

Saat ini Dapur Asaka telah memiliki legalitas usaha berupa NIB dan sertifikasi halal sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan usaha jangka panjang. Ke depan, Dapur Asaka berencana menghadirkan varian menu baru, memperluas jaringan pemasaran melalui reseller, serta memasok produk ke berbagai kafe. Dirinya juga berpesan kepada para pelaku UMKM agar membangun identitas usaha yang kuat, menjaga kualitas produk, dan tetap konsisten karena ketekunan menjadi salah satu kunci menuju kesuksesan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....