Gaya Hidup Sehat Makin Digemari, Dapur Ning Wati Hadirkan Kuliner Praktis dan Sehat
- 27 Jun 2026 19:58 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Tren gaya hidup sehat kini kian menjamur di kalangan masyarakat perkotaan, tidak terkecuali di Kota Surabaya. Menangkap peluang emas tersebut, Okgi Tiara, seorang pelaku UMKM kreatif, sukses merintis usaha kuliner sehat yang diberi nama Dapur Ning Wati.
Kisah inspiratif ini dibagikan langsung oleh Tiara dalam sesi dialog interaktif di program Obrolan UMKM Pro 4 RRI Surabaya edisi, Sabtu, 27 Juni 2026.
Usaha yang mulai dibangun sejak Oktober 2025 lalu ini lahir dari kejelian Tiara dalam melihat kebutuhan masyarakat urban akan hidangan yang tidak hanya lezat dan bergizi Dapur Ning Wati menawarkan aneka varian menu andalan, mulai dari sandwich yang padat nutrisi, salad segar, hingga kuliner khas Asia modern seperti vietnam rice paper roll.
Satu hal yang menjadi pembeda utama sekaligus keunggulan kompetitif Dapur Ning Wati dibandingkan produk sejenis di pasaran adalah komitmennya terhadap kualitas dan kesegaran bahan baku. Tiara menegaskan bahwa seluruh produk olahannya sama sekali tidak menggunakan daging ayam beku atau frozen food.
"Keistimewaan produk kami terletak pada kesegarannya. Saya tidak menggunakan ayam frozen. Begitu dibeli langsung dari pasar, daging ayam tersebut langsung saya olah hari itu juga untuk menjaga cita rasa dan nilai gizinya tetap optimal," ujar Okgi Tiara yang akrab disapa Tiara saat mengudara di Pro 4 RRI Surabaya.
Guna menjangkau para pelanggannya, Tiara aktif berjualan secara luring dengan membuka stan di dua lokasi strategis di Surabaya. Setiap hari Senin hingga Sabtu, Dapur Ning Wati siap melayani para pemburu sarapan sehat di kawasan GOR 10 November mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.
Sementara pada hari Minggu, stan Dapur Ning Wati dapat dijumpai di area Car Free Day (CFD) Taman Bungkul, tempat berkumpulnya warga Surabaya yang tengah berolahraga.
Menariknya, peta konsumen Dapur Ning Wati kini kian meluas. Jika pada awalnya bisnis ini menyasar para pekerja kantoran dan pencinta olahraga, kini segmen pasar baru mulai terbentuk secara organik dari generasi yang lebih muda.
"Market usaha saya awalnya pekerja yang suka makanan sehat yang praktis dan olahragawan. Tapi akhir-akhir ini saya mendapatkan target market baru, yaitu konsumen anak SD karena mereka mulai sadar pentingnya konsumsi makanan sehat," tambahnya dengan antusias.
Seluruh menu sehat berkelas dari Dapur Ning Wati ini dibanderol dengan harga yang sangat ramah di kantong, yakni berkisar antara Rp15.000 hingga Rp20.000 saja per porsinya, di mana penyesuaian harga hanya bergantung pada jenis roti atau variasi menu yang dipilih oleh konsumen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....