SSFF 2026 Padukan Sport dan Fashion, Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas
- 15 Mei 2026 15:16 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Surabaya Sport Fashion Festival (SSFF) 2026 yang memadukan dunia olahraga dan fashion dalam satu panggung kreatif yang dinamis, resmi memasuki hari pertama penyelenggaraan pada Jumat, 15 Mei 2026 di Ciputra World Surabaya. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Vante Management bekerja sama dengan Ciputra World Surabaya itu diharapkan mampu menghadirkan pengalaman baru bagi pecinta fashion sekaligus memberikan warna berbeda bagi industri mode di Surabaya.
Konsep Unerd Footwear terlihat melalui desain dan warna sepatu yang berani dan powerful. Sementara penampilan penutup menghadirkan Mahdeeya dengan tema “Dave Into Serenity”.
Creative Director sekaligus Founder Surabaya Sport Fashion Festival, Arif Santoso mengatakan tema sport dipilih karena olahraga kini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Menurutnya, tren tersebut terlihat dari semakin banyaknya komunitas olahraga seperti running hingga paddle yang tidak hanya memperhatikan aktivitas olahraga, tetapi juga penampilan.
“Karena kita melihat sport saat ini sudah benar-benar menjadi lifestyle ya. Dan banyak sekali masyarakat yang menggandrungi sport, ya baik itu paddle, running dan sebagainya,” kata Arif.
Ia menilai perubahan gaya hidup itu juga memengaruhi cara masyarakat memandang fashion olahraga. Jika sebelumnya fokus utama hanya pada performa olahraga, kini outfit menjadi bagian penting yang diperhatikan.
“Kalau dulu memikirkan ‘bagaimana caranya oh aku kuat lari sekian kilo nggak?’, nah kali ini yang dipikirkan adalah ‘besok outfit-ku apa ya?’,” ujarnya.
Pada hari pertama, SSFF 2026 menghadirkan sejumlah desainer dan brand fashion dengan konsep sport fashion yang beragam. Di antaranya IMUZ by Imam Mustafa, N.A.R.I by Nano dengan tema chic sporty, karya desain fashion textiles Petra Christian University, Difabela x Aora, Namira Ecoprint, Asosiasi Perancang Pengusaha Model Indonesia, hingga Unerd Footwear yang mengusung tema "running with your heart".
Arif menyebut salah satu hal paling unik dalam SSFF 2026 adalah hadirnya konsep wastra sportswear. Konsep itu menjadi tantangan bagi para pelaku fashion dan UMKM untuk memadukan unsur kain tradisional Nusantara dengan pakaian olahraga modern.
“Yang paling unik di sini adalah Wastra Sportswear. Ini kita memberikan challenge kepada pelaku fashion atau pelaku UMKM bagaimana mereka memadu-padankan antara sportswear dengan wastra,” katanya.
Melalui konsep tersebut, penyelenggara berharap UMKM memiliki peluang pasar baru. Menurut Arif, selama ini produk wastra identik dengan pakaian formal atau busana acara tertentu.
“Kalau dulu mereka membuat outfit wastra ini hanya sebatas untuk baju formal atau baju untuk acara, kali ini mereka mempunyai segmen baru membuat baju Wastra Sportswear di mana para segmennya adalah masyarakat yang gemar olahraga,” ucapnya.
Selama tiga hari pelaksanaan mulai 15 hingga 17 Mei 2026, terdapat sekitar 27 pelaku fashion dan UMKM yang terlibat dalam fashion show. Setiap harinya, sebanyak sembilan desainer dan brand akan menampilkan koleksinya.
“Jadi kurang lebih total ada sekitar 27 yang akan show mulai dari tanggal 15 sampai dengan 17 Mei,” ujar Arif.
Ia menambahkan masing-masing desainer menampilkan sekitar enam hingga delapan koleksi busana. Tak hanya menampilkan karya fashion, SSFF 2026 juga menjadi ruang berbagi ilmu bagi pelaku UMKM di Surabaya.
Pada rangkaian hari pertama, acara turut menghadirkan Principal Consultant EVP & ISM Anton Teguh Wijayanto dengan materi bertema “Take Action” yang membahas motivasi, energi, dan nilai dalam bekerja. Selain itu, kegiatan juga diramaikan dengan pelantikan pengurus UKM Tapak Sakti Unesa 2026.
Penyelenggara berharap Surabaya Sport Fashion Festival dapat menjadi katalis pertumbuhan industri kreatif lokal. Selain itu, festival ini juga diharapkan membuka peluang baru bagi UMKM agar mampu naik kelas dan memiliki daya saing lebih luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....