Harga Plastik Naik, UMKM Terpaksa Pangkas Produksi
- 11 Apr 2026 18:58 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Kenaikan harga plastik akibat konflik Timur Tengah mulai berdampak langsung ke pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sejumlah pelaku usaha terpaksa mengurangi produksi hingga menaikkan harga jual demi menjaga keberlangsungan bisnis.
Salah satu pelaku UMKM di Surabaya, Vian Sevtria, pemilik usaha Resep Bunda Vian, mengaku harga plastik khususnya kemasan cup untuk kue dan salad melonjak drastis.
"Naiknya itu lumayan, biasanya Rp 12.500 sampai Rp 13.000, sekarang bisa sampai Rp 25.000. Mau tidak mau tetap beli meskipun mahal," kata Vian kepada RRI, Sabtu 11 April 2026.
Ia menyebut kenaikan harga tersebut mencapai sekitar 70 hingga 80 persen dari harga sebelumnya. Dampaknya, harga produk yang dijual ikut naik dari kisaran Rp 10.000 menjadi Rp 15.000.
"Sempat bingung cari solusi, akhirnya harga produk yang tadinya Rp 10.000 naik jadi Rp 15.000," ujarnya.
Tak hanya menaikkan harga, Vian juga melakukan berbagai penyesuaian agar usahanya tetap berjalan. Salah satunya dengan mengurangi ukuran produk.
"Selain naikkan harga, kita juga otak-atik ukuran, jadi volume per piece kita kecilkan," ungkapnya.
Di sisi lain, ia mulai mencari alternatif bahan kemasan pengganti plastik sebagai langkah jangka panjang.
Vian berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga bahan baku, agar pelaku UMKM tidak semakin terbebani.
"Semoga ada solusi dari pemerintah, semoga juga kondisi bisa kembali normal," katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....