Cak Nari Tawarkan Banyak Kebaikan Melalui Usahanya

  • 07 Mar 2026 13:08 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Sektor kuliner tetap menjadi primadona bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Pahlawan. Hal ini dibuktikan oleh Sunari, pemilik usaha Warung Nasi Cak Nari Munos, saat hadir sebagai narasumber dalam program Obrolan UMKM di Pro 4 RRI Surabaya.

Berawal dari warung nasi sederhana di kawasan Kejawan Gebang yang dimulai tahun 2005, Cak Nari sapaan akrabnya, mampu mengembangkan sayap hingga menyediakan 25 menu dan mengembangkan bisnisnya ke layanan pemesanan yang lebih besar. Saat ini, Warung Nasi Cak Nari Munos tidak hanya melayani pelanggan yang makan di tempat, tetapi juga melayani berbagai kebutuhan acara formal maupun santai.

“Usaha saya berawal dari warung kampung, ternyata masyarakat mengaku masakan saya rasanya ngangeni. Dan yang unik adalah, yang masak saya sendiri. Kesan mereka aneh dan takjub, saking penasarannya sampai masuk ke dapur melihat saya masak. Proses masaknya saya sendiri yang masak.” kata Nari. "Kami fokus pada cita rasa yang ngangeni. Sekarang, selain menu harian, kami juga menerima pemesanan aneka menu katering dan tumpeng untuk berbagai acara. Dan warung saya ramai karena ada nilai kekeluargaannya. Warung saya yang jadi satu dengan rumah dijadikan tempat makan dan kumpul para mahasiswa dan pejabat ITS."

Sunari menjelaskan bahwa salah satu kunci bertahannya usaha ini adalah fleksibilitas menu. Beberapa layanan kekeluargaan yang ditawarkan.

Menurut Sunari, dari usahanya bisa melakukan banyak kebaikan, salah satunya sedekah. Sunari menggratiskan makan untuk para janda dan ibu-ibu tua. Warungnya juga menjadi tempat diskusi para mahasiswa, dan menjadi rumah pulang bagi mereka yang sedang merantau. Bahkan Nari mengaku banyak ODGJ yang tiba-tiba datang meminta makan ke warungnya, padahal lokasi warungnya bukan yang didepan jalan.

Nari mengartikannya, bahwa Allah yang menggerakkan mereka datang ke tempat usahanya. Dan ini bukan sesuatu yang kebetulan. Pasti ada pesan Allah dibalik itu, yang mengerakkan Nari untuk berbagi.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita