UMKM Bee Juice Usung Minuman Sehat dan Layanan Prima Ramadan

  • 27 Feb 2026 23:18 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pengusaha muda asal Surabaya, Muhammad Miftahul Alam mengembangkan usaha minuman sehat Bee Juice sejak 2016. Usaha ini berawal dari kebutuhan rekan kerja akan minuman segar dan sehat.

Ia memulai usaha saat masih bekerja di perbankan hingga 2018. Peluang muncul dari kebiasaan rekan kantor yang membutuhkan minuman sehat setiap hari.

“Jadi dulu itu saya kerja di bank dari 2008 sampai 2018,” ujar Alam. Ia melihat kebutuhan minuman segar belum terpenuhi secara praktis di lingkungan kerja.

Bee Juice mengusung konsep minuman berbasis buah dan sayur segar. Tagline yang digunakan adalah “more fruit less sugar” untuk menjaga kualitas kesehatan produk. Konsep tersebut diterapkan melalui pengurangan gula dalam setiap produk. Konsumen tetap mendapatkan rasa manis alami dari buah segar yang digunakan.

“Bee Juice itu minuman jus dengan tagline more fruit less sugar,” kata Alam. Ia memastikan komposisi buah lebih dominan dibanding tambahan gula.

Dalam pengembangannya, Bee Juice kini memiliki sekitar 50 varian menu. Varian tersebut terdiri dari kombinasi buah dan sayur dengan cita rasa segar. Beberapa menu unggulan merupakan campuran unik seperti jeruk dan seledri. Kombinasi tersebut tetap memberikan rasa segar tanpa menghilangkan manfaat kesehatan.

Alam mengakui tidak memiliki latar belakang produksi minuman. Ia lebih fokus pada pemasaran dan pengembangan bisnis secara keseluruhan.

“Saya bukan ahli di bidang produksi, saya ahli jualannya saja,” ujarnya. Ia kemudian membentuk tim khusus untuk mengelola dapur produksi.

Strategi awal bisnis dilakukan dengan sistem pre-order untuk mengurangi risiko. Metode ini juga membantu melihat minat pasar terhadap produk yang ditawarkan. Selain itu, ia menerapkan strategi kelangkaan untuk meningkatkan daya tarik produk. Jumlah produksi awal dibatasi agar permintaan tetap tinggi.

Bee Juice juga menyasar ceruk pasar yang belum banyak digarap pelaku usaha. Alam memilih segmen menengah dengan harga terjangkau namun tetap berkualitas. Harga produk berkisar antara Rp14 ribu hingga Rp20 ribuan per botol. Harga tersebut dinilai masih terjangkau bagi konsumen harian.

“Kalau yang 250 mililiter itu di harga 14 ribu sampai 15 ribu,” jelasnya. Ia menyesuaikan harga agar tetap kompetitif di pasar.

Dalam operasionalnya, Bee Juice mengedepankan efisiensi dan pemasaran digital. Penjualan dilakukan melalui media sosial dan layanan pemesanan langsung. Ia juga masih terlibat langsung dalam komunikasi dengan pelanggan. Hal ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan dan kepuasan konsumen.

“Kami mengutamakan kualitas dan pelayanan kepada customer,” katanya. Ia menilai kepercayaan pelanggan menjadi kunci keberlanjutan usaha.

Bee Juice memberikan jaminan penggantian produk jika pelanggan tidak puas. Kebijakan ini menjadi salah satu bentuk komitmen terhadap kualitas layanan.

“Kalau tidak sesuai, kami ganti full tanpa biaya tambahan,” ujar Alam. Ia ingin memastikan pelanggan mendapatkan produk terbaik.

Hingga kini, Bee Juice telah memiliki tujuh outlet di Surabaya. Lokasi tersebar di beberapa titik strategis untuk menjangkau konsumen lebih luas. Selain penjualan langsung, Bee Juice juga melayani pesanan untuk acara dan perusahaan. Layanan ini menjadi salah satu sumber pendapatan utama.

Momentum Ramadan turut memberikan dampak positif terhadap penjualan. Permintaan meningkat terutama pada waktu berbuka puasa.

“Alhamdulillah aman, hanya bergeser waktu ramainya,” kata Alam. Ia menyebut lonjakan terjadi pada jam berbuka puasa.

Produk Bee Juice juga dikemas dalam botol untuk kemudahan konsumsi. Kemasan ini memudahkan pelanggan membawa dan menyimpan minuman. Selain itu, Bee Juice juga melakukan pengiriman ke luar kota. Pengiriman dilakukan melalui ekspedisi maupun layanan internal.

Usaha ini kini didukung sekitar 15 hingga 18 karyawan. Jumlah tersebut mencakup dua unit usaha yang dijalankan secara bersamaan. Alam menilai keberhasilan usaha tidak lepas dari konsistensi dan inovasi. Ia juga terus menyesuaikan strategi dengan kebutuhan pasar.

Melalui program Santai Siang Berkah Ramadhan Pro 2 RRI Surabaya, kisah ini dibagikan kepada publik. Diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk berwirausaha.

Rekomendasi Berita