Lima UMKM Surabaya Terima Bantuan Modal dari DPR RI dan BRI
- 21 Feb 2026 15:36 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Sebanyak lima pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Surabaya menerima bantuan permodalan. Bantuan tidak hanya berupa uang modal berdagang, tapi juga berupa rombong, peralatan jualan, dan tenda.
Ini merupakan bantuan dari Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS), dan BRI Cabang Kaliasin. Secara simbolis disalurkan melalui Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Genteng Surabaya, Sabtu 21 Februari 2026.
Sekretaris PCM Genteng, Surabaya Azmi Izuddin menyampaikan terima kasih kepada BHS dan BRI. DPR dan Perbankan ini, telah turut mensupport dan juga mendukung program kerja PCM di bidang ekonomi.
"Yang mana program kerja ini kami hadirkan untuk masyarakat dan juga untuk berguna di masyarakat sekitar. Saya ucapkan sekali lagi terima kasih kepada pihak yang terlibat," katanya.
Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang menjelaskan, bantuan permodalan penting bagi pelaku UMKM. Diharapkan bantuan ini memberi manfaat, melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), maupun CSR-nya.
"Dan ini tentu dampaknya luar biasa, kalau misalnya ini sampai sesuai dengan target kalau nggak salah tiga juta lebih targetnya daripada BRI untuk UMKM," terangnya.
BHS mendorong, bantuan semacam ini dapat semakin mudah dijangkau pelaku UMKM, khususnya skala mikro. Diharapkan, usaha pelaku UMKM semakin berkembang dengan suntikan modal ini.
"Sehingga ini tentu dengan adanya tambahan permodalan dari BRI maupun permodalan dari saya, diharapkan percepatan pengembangan daripada UMKM ini semakin cepat," harapnya.
Pimpinan Cabang BRI Kaliasin, Ryan Kosasih Raharja mengaku senang dengan kolaborasi DPR RI dan Perbankan. Menurutnya, UMKM merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan Pemerintah dan Perbankan.
"Sehingga harapan kami, tujuan kami agar simultan, yang hari ini kami sampaikan ini bisa menjadi dorongan dan semangat kepada UMKM untuk terus berkembang," terangnya.
Total bantuan yang diberikan kepada 5 pelaku UMKM dalam binaan PCM Genteng, sebesar Rp53.350.000. Terdiri dari lima rombong, lima tenda, meja kursi plastik, kemudian kompor gas dua mata, dan tabung elpiji.
Kemudian ada juga anci, blender, hingga capsiler. Lalu ada alat makan, yakni sendok sebanyak 60 buah, dan gelas kopi. "Sehingga harapan kami ini menjadi pancing untuk bisa berkembang lagi dan berkembang lagi," harapnya.