Dari Kecelakaan ke Dapur, Melalui Pawon Khansa Eli Bangkit

  • 14 Des 2025 11:41 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Kecelakaan yang dialami Eli Supriyanti pada 2022 memaksanya menghentikan usaha bakery yang telah dirintis sejak 2018. Kondisi fisik membuatnya harus vakum selama dua tahun dan meninggalkan usaha yang membutuhkan tenaga besar. Dari keterbatasan itulah, jalan baru kemudian terungkap.

Kisah bangkitnya Eli disampaikan dalam Program UMKM Pro 4 RRI Surabaya. Berawal dari kegemarannya memasak, Eli kerap membawa masakan untuk dibagikan kepada teman komunitas dan rekan suaminya.

Respons positif yang terus berdatangan mendorongnya untuk kembali berusaha, kali ini dengan konsep kuliner rumahan yang lebih ringan dijalankan.

Terinspirasi dari anak ketiganya yang dikenal gigih, Eli menamai usaha barunya Pawon Khansa. Pada 2025, ia mulai memproduksi aneka sambal seperti sambal tongkol, cumi, bawang, dan bandeng, serta jajanan basreng dengan berbagai varian rasa.

Produk basreng Pawon Khansa dikenal renyah, sementara sambalnya mampu bertahan hingga dua minggu di suhu ruang dan enam bulan di dalam kulkas tanpa bahan pengawet.

“Kami punya proses dan trik tersendiri agar produk awet tanpa bahan pengawet,” ujar Eli.

Keunikan lainnya, rasa pedas basreng tidak berasal dari cabai bubuk instan, melainkan cabai yang diproduksi dan diolah sendiri melalui proses oven.

Sambal Pawon Khansa dibanderol Rp20 ribu dan basreng seharga Rp18 ribu. Produksi sekaligus pick up point berlokasi di Perum Pesona Permata Gading 1 Blok I Nomor 4, Bluru, Sidoarjo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....