UHW Perbanas dan PCM Rungkut Perkuat UMKM Digital

  • 03 Sep 2025 16:13 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Universitas Hayam Wuruk (UHW) Perbanas, menjalin kolaborasi dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Rungkut, Surabaya. Kolaborasi ini bertujuan menguatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Ketua Tim Dosen Pengabdian Masyarakat, UHW Perbanas, Yudha Herlambang Cahya Pratama, menyampaikan alasan menggandeng PCM Rungkut. Menurutnya, PCM memiliki Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (Majeko) dengan unit binaan UMKM.

Yudha menjelaskan, sedikitnya terdapat 20 UMKM yang tergabung dalam Majeko. Para pelaku usaha tersebut memasarkan produk melalui container yang dikelola di depan kantor PCM Rungkut.

“Melihat keterbatasan fasilitas, tim pengabdian berinisiatif memberikan tambahan sarana. Mereka menambah satu container baru serta peralatan memasak untuk mendukung penjualan produk,” ucapnya, Rabu (3/9/2025).

Sebelumnya, UMKM hanya memanfaatkan satu container yang tidak mampu menampung semua produk. Kini mereka memiliki dua outlet penjualan, sehingga peluang pendapatan lebih besar.

Selain fasilitas fisik, pendampingan juga difokuskan pada aspek legalitas dan pemasaran. Banyak UMKM belum memiliki izin usaha, sehingga tim membantu membuatkan legalitas resmi.

“Setelah itu, UMKM diarahkan memanfaatkan platform digital. Mereka dibimbing membuat akun di layanan e-commerce seperti GoFood, GrabFood, dan Shopee Food,” ucapnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tahun 2025. Adapun tim yang terlibat adalah Yudha Herlambang Cahya Pratama, Herwin Ardiyanto, dan Mohammad Al Hafidz.

Salah satu pelaku UMKM, Upik, merasa sangat terbantu dengan program tersebut. “materi pendampingan memberi pemahaman penting terkait Nomor Induk Usaha (NIB) dan pemasaran digital,” ujarnya.

Pelaku usaha lain, Ahmad Dhani, juga menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, legalitas usaha dan e-commerce menjadi bekal penting menghadapi persaingan bisnis.

“Program pendampingan ini diharapkan mempercepat digitalisasi UMKM binaan. Dengan begitu, pasar UMKM dapat menjangkau konsumen lebih luas di era transformasi digital,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....