Transaksi Misi Dagang dan Investasi Jatim-Sumut Sukses Mencapai Rp2,8 Triliun

  • 30 Sep 2026 09:36 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur - Sumatera Utara sebagai bagian dari upaya memperluas akses pasar. Misi Dagang kali ini mencatatkan transaksi perdagangan dengan nilai yang signifikan, yakni sebesar Rp2,843 triliun.

Gubernur Khofifah mengatakan, Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur ini bertujuan memperkuat jejaring pelaku usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi antardaerah. Misi dagang kedelapan sepanjang 2026 ini, bukan semata-mata mengejar besarnya nilai transaksi.

“Prinsipnya adalah mari kita bangun kebersamaan ini, kita harus tumbuh bersama, maju bersama, berkembang bersama dan sejahtera bersama. Bukan hanya antara Sumatera Utara dan Jawa Timur tapi ini penguatan seluruh area yang ada di NKRI,” katanya.

Khofifah menilai, misi dagang juga menjadi forum untuk mempertemukan kebutuhan pasar dengan potensi produksi masing-masing daerah. Sejumlah komoditas yang dimiliki Jawa Timur dan Sumatera Utara memiliki peluang untuk saling melengkapi, baik untuk memenuhi pasar domestik maupun dikembangkan menuju pasar ekspor.

“Di saat kita harus mencari solusi membuka ruang pintu bagi penguatan perdagangan, penguatan ekonomi dari kedua provinsi yang harus kita bangun bersama. Kedua belah pihak saya rasa punya potensi yang sama besarnya untuk saling menemu kenali pasar baru atau ekspor melalui pelaku usaha Jatim juga sudah cukup banyak,” ujarnya.

Gubernur Khofifah mendorong kedua daerah membangun hubungan perdagangan yang saling melengkapi. Produk yang memiliki pasar dapat dipertemukan dengan daerah yang memiliki kapasitas produksi, sehingga potensi ekonomi tidak berhenti pada transaksi jangka pendek.

“Saya rasa kita harus saling membangun mutual simbiosis, sehingga yang satu punya peluang yang lain bisa memanfaatkan,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution menyampaikan apresiasi atas kedatangan Khofifah bersama rombongan pelaku usaha Jawa Timur. Ia mengatakan hubungan Jawa Timur dan Sumatera Utara terus berkembang melalui berbagai bentuk kerja sama.

Bobby juga mengenang kedatangan Khofifah ke Sumatera Utara pada tahun sebelumnya untuk memberikan bantuan ketika terjadi bencana. Menurutnya, kunjungan kali ini membawa misi berbeda dengan mempertemukan pelaku usaha dan membuka ruang transaksi perdagangan.

“Terima kasih Ibu Gubernur sudah peduli kepada kami. Tahun lalu Ibu hadir saat bencana Sumut dan memberikan bantuan. Kali ini Ibu bukan bawa bantuan, tapi bawa pedagang. Insyaallah transaksi hari ini sangat luar biasa,” kata Bobby.

Ia menyebut besarnya transaksi produk Jawa Timur yang masuk ke Sumatera Utara sekaligus menjadi pembelajaran bagi pelaku usaha di Sumut untuk semakin memahami kebutuhan pasar dan meningkatkan daya saing produknya. “Ini tantangan untuk kita yang ada di Sumut. Ini tandanya pentingnya mengkurasi pelaku UMKM, memilih pelaku usaha yang dibawa ke Sumatera Utara ini melalui seleksi dan pelatihan yang luar biasa, serta mempelajari market-nya,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....