Jatim Komiten Percepat Penerapan Energi Baru Terbarukan

  • 15 Jul 2026 13:13 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur komitmen untuk meningkatkan bauran energi atau energi mix di energi baru dan terbarukan (EBT). Sebagaimana target secara nasional untuk mencapai net zero carbon economy tahun 2050.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, seusai membuka Indonesia Energy Week Surabaya 2026 di Grand City Convex, Surabaya, Rabu 15 Juli 2026. Untuk mewujudkannya, diperlukan waktu yang bertahap.

"Nah, ini kan enggak bisa ujug-ujug, harus dicicil dari sekarang. Ada dalam kaitan dengan penggunaan tenaga listriknya, ada energi yang langsung dikonsumsi oleh berbagai pengguna, baik itu konsumen rumah tangga maupun industri," ujarnya.

Berbicara mengenai energi terbarukan saat ini, lanjut Emil, dapat tercapai dengan dua hal. Pertama bagaimana beralih sumber energinya, dan kedua adalah konservasi energi, mengurangi konsumsi energi KWH untuk mencapai hasil yang sama.

"Saya rasa itu yang menjadi ciri khas dari perkembangan teknologi manufaktur hari ini, air dan lain sebagainya adalah bagaimana membangun efisiensi tersebut," katanya.

Oleh karena itu, Wagub Emil mengapresiasi penyelenggaraan even Manufacturing Surabaya 2026 yang sudah 20 tahun ini. Menurut Emil, menjadi pusat gravitasi untuk melihat teknologi-teknologi terbaru.

"Mempertemukan para pelaku usaha. Jadi, dari perusahaan, yang perusahaan ini saling berbicara dan saling berkolaborasi, maka kita akan menjadi sebuah rumah bagi pengembangan manufaktur," tuturnya.

Sementara itu, Country General Manager PT. Pamerindo Indonesia, Lia Indriasari menuturkan, pameran ini bagian dari Manufacturing Surabaya 2026. Sekaligus memiliki peran yang sangat strategis sebagai ruang bertemunya para pelaku industri.

"Mencerminkan bagaimana dunia industri terus berkembang. Saat ini, kemajuan manufaktur tidak dapat dipisahkan dengan perkembangan energi, elektrifikasi, maupun teknologi di sektor pertanian," ujarnya.

Lia berharap sinergi ketiga pameran ini dapat membuka lebih banyak lagi peluan bisnis di lintas sektor. Sekaligus memperkuat daya saing industri di Indonesia khususnya di kawasan Indonesia timur.

Manufacturing Surabaya 2026, Indonesia Energy Week Surabaya, dan Growtech Indonesia, digelar pada 15-18 Juli 2026. Menghadirkan lebih dari 150 peserta dari 17 negara, di Grand City Convex, Surabaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....