Crowdfunding ; Pembiayaan UMKM

  • 06 Mei 2026 15:02 WIB
  •  Surabaya
Poin Utama
  • Crowdfunding jadi solusi alternatif pembiayaan UMKM
  • Pendanaan dihimpun dari banyak orang via internet
  • Banyak skema: donasi, pinjaman hingga saham
  • Kepercayaan dan transparansi jadi kunci utama
  • Literasi dan regulasi masih jadi tantangan

RRI.CO.ID, Surabaya - Skema pembiayaan berbasis digital atau crowdfunding kian dilirik sebagai solusi alternatif bagi pelaku UMKM di Indonesia.

Dosen Manajemen FEB Umsura, Sentot Imam Wahjono, menyebut model ini membuka akses pendanaan yang lebih luas di tengah keterbatasan pembiayaan konvensional.

“Crowdfunding adalah pengumpulan dana dalam jumlah kecil dari banyak orang melalui internet,” ujarnya.

Ia menambahkan, metode ini memberi peluang bagi pelaku usaha untuk mendapatkan modal tanpa harus bergantung pada lembaga keuangan tradisional.

Dengan berbagai skema seperti donasi, pinjaman hingga kepemilikan saham, pelaku UMKM dapat memilih model yang sesuai dengan kebutuhan usahanya.

“Yang penting, pelaku usaha harus mampu membangun kepercayaan dan menyajikan proposal yang jelas agar menarik minat pemodal,” kata Sentot.

Di Indonesia, platform seperti Kitabisa, Akseleran, dan Santara turut mendorong perkembangan crowdfunding. Meski demikian, ia menekankan pentingnya literasi keuangan, regulasi, serta transparansi agar skema ini dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat optimal bagi semua pihak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....