Bulog Diminta Miliki Hotline dan Ruang Riset untuk Kendalikan Harga

  • 05 Mei 2026 06:16 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pemerintah diharapkan menyediakan kanal khusus pengaduan bila terjadi permasalahan pada kebutuhan pokok. Semacam hotline yang ditujukan kepada Satgas Pangan, untuk mempercepat penanganan.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono, saat meninjau gudang Bulog di kawasan Panjang Jiwo Surabaya, Senin 4 Mei 2026. Sekaligus meminta Bulog sebagai stabilisator pangan.

“Saya minta Satgas pangan itu ada hotline, Bulog juga harus ada hotline. Jadi semua masyarakat tahu, bila terjadi gejolak atau kesulitan stok pangan, mereka bisa langsung menghubungi,” katanya.

Bambang Haryo juga minta, agar Bulog memiliki ruang riset khusus bagi 11 komoditas bahan pokok pangan. Sehingga, Bulog sebagai stabilisator, dapat menjamin bagik dari sisi kualitas, harga, maupun ketersediaan atau stok.

“Ini sesuai dengan undang-undang perdagangan nomor 7 tahun 2014, PP 71, ini harus ada. Supaya Bulog mengeluarkan produk yang tak kalah dengan yang dikeluarkan swasta,” imbuhnya.

Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanwil Jatim, Sugeng Hardono mengaku akan menindaklanjuti arahan dari Komisi VII DPR RI. Sebagaimana Bulog menjadi stabilisator harga pangan, khususnya 11 komoditas yang dijamin undang undang.

“Kami dari Bulog juga terus untuk melakukan distribusi. Menjamin dan memastikan terhadap ketersediaan maupun stabilisasi harga. Dan ini adalah bagian dari yang amanah dari pemerintah,” ujarnya.

Perihal ruang riset yang diusulkan, Sugeng mengungkapkan pihaknya siap melaksanakan. Riset itu akan yang akan menghasilakn tiga hal, yakni kualitas, ketersediaan dan harga.

“Bulog siap terhadap 11 komunitas, apakah itu nanti dari sisi pengendalian harga, apakah dari sisi kualitasnya, apakah nanti dari sisi ketersediaannya. Dan Bulog sebagai insumen negara yang bisa memastikan untuk mendorong dan menjaga tiga hal itu,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....