Pegadaian dan POLRI Perkuat Pengamanan Aset hingga Keamanan Digital

  • 17 Sep 2026 17:55 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - PT Pegadaian menggandeng Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk memperkuat sistem pengamanan. Langkah ini diambil seiring besarnya aset yang dikelola, yakni mencapai sekitar Rp180 triliun.

Kerja sama tersebut tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang bantuan pengamanan dan pemanfaatan produk layanan Pegadaian. Penandatanganan dilakukan pada 16-17 September 2026 di Surabaya dan berlaku selama lima tahun.

Saat ini Pegadaian mengelola barang jaminan dengan outstanding sekitar Rp149 triliun dari jutaan nasabah yang tersebar di berbagai daerah. Besarnya nilai tersebut membuat aspek keamanan menjadi perhatian utama perusahaan.

Ruang lingkup kerja samanya cukup luas, tidak hanya saat terjadi gangguan. Polri akan mendukung mulai dari deteksi dini, langkah preemtif dan preventif, patroli, pengawalan, hingga pembinaan sistem manajemen pengamanan.

SEVP General Affair PT Pegadaian, Zulfan Adam, mengatakan keamanan adalah kunci kenyamanan kerja dan kepercayaan publik.

“Intinya kita ingin di Pegadaian tercipta suasana yang aman dan nyaman. Kita juga menjaga kepercayaan masyarakat karena ini sangat penting. Saat ini aset kita sudah sebesar Rp180 triliun,” ujar Zulfan.

Menurut Zulfan, dengan adanya barang jaminan dan aktivitas nasabah yang tinggi, pengamanan terkoordinasi menjadi kebutuhan. Ia berharap Baharkam Polri bisa melakukan pengawalan dan monitoring aktivitas bisnis secara preventif.

Sementara itu, Kabagkerma Robinopsnal Badan Pemelihara Keamanan Baharkam Polri, Kombes Pol Arsdo Ever P. Simatupang, menjelaskan bahwa pola pengamanan akan disesuaikan dengan kondisi lapangan.

“Dari kepolisian dalam memberikan bantuan pengamanan, kita melaksanakan semua bantuan. Mulai dari preemtif, kita berusaha mendeteksi setiap potensi gangguan. Kita juga melaksanakan kegiatan preventif seperti patroli,” kata Arsdo.

Ia menegaskan pengamanan tidak akan disamaratakan di semua lokasi. Bentuk pengawalan, penjagaan, maupun patroli akan menyesuaikan kebutuhan dan situasi di lapangan.

Selain pengamanan langsung, kerja sama ini juga menyentuh peningkatan kapasitas SDM. Polri akan membina petugas keamanan dan satuan pengamanan yang bertugas di lingkungan Pegadaian.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Ahmad Zaenudin, menyebut Polri sebagai mitra strategis karena bisnis Pegadaian bersinggungan langsung dengan transaksi keuangan dan barang jaminan bernilai tinggi.

"Bagi Pegadaian, menjaga keamanan operasional adalah bagian dari menjaga kepercayaan masyarakat," kata Ahmad.

PKS ini juga membuka peluang pemanfaatan produk dan layanan Pegadaian bagi keluarga besar Polri sesuai ketentuan yang berlaku. Ahmad meminta jajaran Pegadaian di Jawa Timur segera menindaklanjuti PKS dengan koordinasi nyata bersama kepolisian di masing-masing wilayah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....