Tujuh Trik Cerdas Atur Keuangan usai Lebaran

  • 27 Mar 2026 09:11 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Setelah momen Lebaran berlalu, banyak masyarakat mulai merasakan tekanan finansial akibat meningkatnya pengeluaran. Mulai dari kebutuhan mudik, konsumsi, hingga pembagian Tunjangan Hari Raya (THR), sering kali membuat kondisi keuangan menjadi tidak stabil. Oleh karena itu, penting untuk segera melakukan langkah pemulihan agar kondisi finansial kembali terkendali.

Dikutip dari laman Fimela.com, langkah awal yang perlu dilakukan adalah mengevaluasi seluruh pengeluaran selama Lebaran. Dengan mencatat setiap transaksi, individu dapat mengetahui pos mana yang paling banyak menguras anggaran. Evaluasi ini menjadi dasar penting untuk menyusun strategi keuangan yang lebih baik ke depannya.

Setelah evaluasi dilakukan, langkah berikutnya adalah menyusun anggaran baru yang realistis. Anggaran ini harus mencakup kebutuhan pokok, cicilan, hingga tabungan. Salah satu metode yang bisa digunakan adalah pembagian 50-30-20, yaitu alokasi 50 persen untuk kebutuhan, 30 persen keinginan, dan 20 persen untuk tabungan atau investasi.

Selain itu, pelunasan utang perlu menjadi prioritas utama setelah Lebaran. Utang konsumtif seperti kartu kredit atau layanan paylater sebaiknya segera diselesaikan agar tidak menimbulkan beban bunga yang semakin besar. Di sisi lain, dana darurat yang mungkin terpakai selama Lebaran juga perlu segera diisi kembali untuk menjaga keamanan finansial.

Disiplin dalam mengatur pengeluaran menjadi kunci penting berikutnya. Menghindari belanja impulsif, mengurangi kebiasaan konsumtif, serta membuat daftar belanja sebelum bertransaksi dapat membantu menjaga stabilitas keuangan. Komitmen dalam membedakan antara kebutuhan dan keinginan juga sangat diperlukan.

Terakhir, menetapkan tujuan keuangan jangka pendek dan panjang dapat membantu menjaga konsistensi dalam mengelola keuangan. Selain itu, mencari sumber pendapatan tambahan seperti pekerjaan sampingan juga dapat menjadi solusi untuk mempercepat pemulihan kondisi finansial setelah Lebaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....