Akademisi Soroti Kebijakan Menteri Purbaya Alihkan Dana Rp200 triliun

  • 22 Sep 2025 18:27 WIB
  •  Surabaya

Kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang mengalihkan dana Rp200 triliun dari Bank Indonesia (BI) ke bank-bank BUMN atau Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) menuai beragam tanggapan. Akademisi Universitas Ciputra Surabaya, Dr. David Sukardi Kodrat, turut memberikan analisisnya.

Menurut David, ada perbedaan signifikan antara gaya kepemimpinan Menkeu Purbaya dengan Sri Mulyani, pendahulunya. "Kalau saya lihat bahwa Sri Mulyani itu, lebih berhati-hati dalam menyampaikan pendapat, dan saya lihat Menkeu Purbaya ini, karena memang figur publik, jadi lebih cepat," ujar David.

Ia melihat, kebijakan gelontoran dana Rp200 triliun ini bertujuan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat. "Maksudnya supaya membuat orang-orang yang pintar mengelola perbankan itu, mempunyai tanggung jawab lebih pada uang Rp200 triliun," jelasnya.

David menambahkan, dana tersebut diharapkan dapat didistribusikan kepada masyarakat melalui berbagai program ekonomi, seperti kredit usaha kecil. Sebagaimana diketahui, kebijakan ini menimbulkan pro-kontra di kalangan pelaku perbankan dan ekonom.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....