Dari Jakarta ke Balikpapan, IEE Series 2026 Perluas Jangkauan Industri Nasional
- 12 Jun 2026 08:13 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Balikpapan – Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2026 memasuki babak baru dengan memperluas penyelenggaraan pameran ke Balikpapan, Kalimantan Timur. Langkah ini menjadi strategi mendekatkan pelaku industri energi dan rekayasa dengan pusat-pusat proyek dan aktivitas industri yang berkembang pesat di Indonesia Timur.
Untuk pertama kalinya, IEE Series tidak hanya digelar di Jakarta, tetapi hadir langsung di salah satu pusat pertumbuhan industri nasional. IEE Series Balikpapan 2026 berlangsung pada 10–12 Juni 2026 di BSCC Dome Balikpapan sebagai bagian dari rangkaian menuju puncak Indonesia Energy & Engineering Series yang akan diselenggarakan September mendatang di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Pemilihan Balikpapan didasarkan pada peran strategis Kalimantan dalam sektor energi dan pertambangan nasional. Wilayah ini berkontribusi sekitar 82 persen terhadap total produksi batu bara Indonesia yang mencapai 688 juta ton pada 2024.
Selain itu, Kalimantan juga menjadi tujuan investasi strategis senilai Rp36,5 triliun di sektor smelter dan pengolahan mineral. Dukungan pelabuhan utama menjadikan Balikpapan sebagai simpul logistik penting bagi distribusi batu bara, material berat, serta operasional kapal tongkang dan kapal tunda.
Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) turut memperkuat posisi strategis kawasan tersebut. Dengan persetujuan anggaran hingga Rp488 triliun, kebutuhan terhadap infrastruktur dan industri pendukung di wilayah Kalimantan Timur terus meningkat.
Menjawab dinamika tersebut, IEE Series Balikpapan menghadirkan tiga pameran unggulan, yakni Mining Indonesia, Construction Indonesia, dan Oil & Gas Indonesia. Ketiga pameran tersebut selama ini dikenal sebagai platform industri terkemuka di Asia Tenggara.
Kehadiran ketiga sektor tersebut di Balikpapan diharapkan mampu menjawab kebutuhan pelaku industri yang terlibat langsung dalam proyek-proyek pertambangan, konstruksi, energi, dan pengembangan kawasan industri di Indonesia Timur.
Ekspansi regional ini juga didukung capaian positif IEE Series 2025. Selama penyelenggaraan pada September tahun lalu, rangkaian pameran tersebut berhasil menarik lebih dari 74.704 pengunjung profesional atau meningkat 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada penyelenggaraan di Balikpapan, IEE Series akan memanfaatkan area pameran seluas 8.500 meter persegi dengan partisipasi sekitar 60 exhibitor dari sektor pertambangan, konstruksi, serta minyak dan gas.
Pameran ini tidak hanya menampilkan teknologi dan solusi industri terkini, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara pelaku usaha, pemilik proyek, investor, dan pengambil keputusan yang beroperasi di wilayah Indonesia Timur.
Salah satu peserta yang turut ambil bagian adalah PT Multi Colour Indah Indonesia (Mulcindo), perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur baja ringan. Perusahaan tersebut memanfaatkan momentum pameran untuk memperluas jaringan bisnis di Kalimantan.
Direktur Mulcindo, Suwirja Dinata, mengatakan keikutsertaan dalam pameran industri tidak hanya membuka peluang mendapatkan pelanggan baru, tetapi juga mempererat hubungan dengan mitra strategis di Kalimantan.
"Dengan mengikuti pameran seperti ini kami dapat memperluas jaringan, membuka peluang pelanggan potensial, serta mendekatkan diri dengan mitra strategis di Kalimantan yang pada akhirnya akan mengakselerasi ekspansi dan pencapaian target perusahaan," ujar Suwirja.
Ia menambahkan, Kalimantan Timur memiliki potensi pasar yang besar, terutama dari sektor pertambangan dan perkebunan kelapa sawit. Karena itu, Mulcindo ingin memperkenalkan kemampuan dan komitmen perusahaan dalam mendukung kebutuhan infrastruktur di wilayah tersebut.
"Selain itu, keikutsertaan dalam IEE Series menjadi kesempatan untuk meningkatkan branding Mulcindo di Kalimantan Timur sekaligus membuka peluang masuk ke proyek-proyek IKN yang masih memiliki potensi besar ke depan," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....