Telkomsel 31 Tahun, Perkuat Layanan Digital Berbasis Kebutuhan Pelanggan
- 10 Jun 2026 15:17 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Jakarta - Di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, perusahaan telekomunikasi dituntut tidak hanya menghadirkan jaringan yang andal, tetapi juga layanan yang mampu menjawab kebutuhan pelanggan. Memasuki usia ke-31 tahun, Telkomsel menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan yang lebih dekat dan relevan dengan kehidupan masyarakat.
Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, mengatakan kepercayaan pelanggan menjadi faktor penting yang mendorong perusahaan terus berinovasi di tengah perubahan teknologi yang berlangsung cepat.
"Kepercayaan pelanggan membuat Telkomsel dapat terus berkembang. Karena itu kami terus melakukan evaluasi dan menghadirkan inovasi agar layanan yang diberikan semakin relevan serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat," kata Nugroho dalam keterangan yang diterima RRI, Rabu, 10 Juni 2026.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital, termasuk kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI), harus tetap diimbangi dengan pendekatan yang berpusat pada kebutuhan pelanggan. Dengan cara itu, teknologi tidak hanya menghadirkan kemudahan, tetapi juga rasa aman dan kenyamanan dalam aktivitas sehari-hari.
Selama lebih dari tiga dekade, Telkomsel mengalami berbagai fase perkembangan teknologi telekomunikasi di Indonesia. Mulai dari layanan kartuHalo dan simPATI, hingga pengembangan jaringan 3G, 4G LTE, dan 5G.
Perusahaan juga mengembangkan berbagai layanan digital melalui aplikasi MyTelkomsel, integrasi layanan IndiHome untuk pelanggan ritel, serta pemanfaatan AI guna meningkatkan kualitas layanan pelanggan. Saat ini jaringan 5G Telkomsel telah tersedia di lebih dari 100 kota dan kabupaten di Indonesia.
Pengembangan infrastruktur tersebut juga dibarengi sejumlah program keberlanjutan, antara lain penggunaan energi terbarukan pada sebagian BTS serta pengelolaan limbah elektronik melalui program daur ulang. Selain memperkuat layanan telekomunikasi, Telkomsel juga menjalankan sejumlah program pengembangan talenta digital dan startup melalui NextDev.
Perusahaan juga terlibat dalam upaya pemulihan layanan komunikasi saat terjadi bencana, termasuk percepatan pemulihan jaringan di sejumlah wilayah terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir 2025. Berdasarkan kajian PT LAPI ITB periode 2024-2025, ekosistem Telkomsel disebut berkontribusi terhadap penciptaan lebih dari 685 ribu lapangan kerja secara langsung maupun tidak langsung.
Perusahaan juga berkontribusi melalui pembayaran pajak, dividen, serta berbagai kewajiban sektor telekomunikasi kepada negara. Telkomsel juga terus memperluas layanan hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung pemerataan akses digital sekaligus membuka peluang masyarakat di berbagai daerah memperoleh layanan komunikasi dan internet yang lebih baik. "Memasuki usia ke-31, kami ingin terus memperkuat peran dalam mendukung kemajuan Indonesia. Melalui inovasi yang dikembangkan, kami berupaya menghadirkan pengalaman layanan yang semakin baik bagi pelanggan," ujar Nugroho.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....