Dirjen ILMATE Kemenperin: Industri Logam Tunjukkan Tren Positif

  • 11 Apr 2026 20:27 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Industri logam dan manufaktur nasional menunjukkan tren pertumbuhan, meski masih menghadapi sejumlah tantangan. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian RI, Dr Setia Diarta.

Ia menjelaskan, industri kereta api berbasis baja di Indonesia terus berkembang. Namun, tingkat utilisasi produksinya masih belum optimal.

“Industri KA baja kita itu memang tumbuh, utilisasi memang belum sampai ke 60 persen,” ujarnya, Sabtu, 11 April 2026. Ia menambahkan, sektor tersebut masih memiliki ketergantungan pada penggunaan informasi barang tertentu.

Selain itu, pertumbuhan juga terlihat pada industri logam dasar. Sektor ini didorong oleh pemanfaatan sumber daya alam dalam negeri.

“Yang lagi tumbuh industrinya di Indonesia yakni industri logam dasar, untuk produk yang terkait dengan sumber daya alam, seperti chemical, timah, bauksit,” katanya.

Di sisi lain, kinerja industri otomotif pada tahun 2025 justru mengalami penurunan. Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah untuk mendorong pemulihan sektor tersebut.

Setia Diarta menambahkan pada tahun 2025 lalu, perkembangan industri otomotif mengalami penurunan. “Untuk industri otomotif, perkembangannya di 2025 lalu mengalami penurunan,” ucapnya.

Pemerintah terus berupaya memperkuat struktur industri nasional melalui berbagai kebijakan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan utilisasi dan mengurangi ketergantungan impor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....