PLN NPS Gandeng KEPCO Plant Service & Engineering Bidik Pasar Global
- 02 Mar 2026 16:41 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Anak usaha PT PLN Nusantara Power di bidang jasa operasi dan pemeliharaan pembangkit, PLN Nusantara Power Services (PLN NPS), menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan global asal Korea Selatan, KEPCO Plant Service & Engineering (KEPCO KPS).
Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bertajuk Strategic Business Collaboration in the Power Sector for Global Markets pada 24 Februari 2026 di Jakarta.
MoU ditandatangani Direktur Utama PLN NPS Jakfar Sadiq dan President & CEO KEPCO KPS Kim Hongyoun sebagai langkah awal kemitraan jangka panjang untuk memperkuat posisi kedua perusahaan sebagai penyedia layanan ketenagalistrikan berstandar global.
Dalam rilis yang diterima RRI.CO.ID pada Senin, 2 Maret 2026, kerja sama mencakup pengembangan proyek bersama, partisipasi dalam tender internasional, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta sinergi teknologi dan inovasi di sektor pembangkitan listrik. Fokus kolaborasi meliputi layanan operation & maintenance (O&M), maintenance repair & overhaul (MRO), engineering services, peningkatan keandalan dan efisiensi pembangkit, hingga inisiatif dekarbonisasi dan transisi energi.
Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menyatakan bahwa kemitraan ini menjadi langkah strategis PLN NP Group dalam memperluas pasar internasional dan meningkatkan daya saing global.
“Kolaborasi PLN NP Services dengan KEPCO KPS menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapabilitas teknis, memperluas jaringan bisnis global, serta mempercepat transfer pengetahuan dan teknologi. Kami meyakini sinergi ini akan memperkuat posisi PLN Nusantara Power Group sebagai pemain kelas dunia di sektor jasa pembangkitan dan energi berkelanjutan,” ujar Ruly.
Sementara itu, Direktur Utama PLN NPS Jakfar Sadiq menegaskan kemitraan ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus bertumbuh dan bertransformasi sebagai perusahaan jasa O&M dan engineering yang kompetitif di tingkat internasional.
“Kemitraan ini diharapkan dapat membuka peluang ekspansi pasar global sekaligus mendorong alih pengetahuan dan teknologi,” jelas Jakfar.
President & CEO KEPCO KPS Kim Hongyoun menambahkan, kerja sama ini tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga kontribusi terhadap tantangan energi global.
“Bersama PLN NP Services, kami tidak hanya meningkatkan kinerja pembangkit dan profitabilitas, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan ketersediaan listrik serta pengurangan emisi karbon. Kami optimistis kemitraan ini menjadi model kolaborasi energi berkelanjutan di pasar global,” ungkap Kim.
Lebih dari sekadar seremoni, penandatanganan MoU ini menandai awal sinergi strategis dalam memperkuat kompetensi, memperluas cakupan pasar internasional, serta menghadirkan layanan berstandar global di industri energi.
PLN NPS sendiri telah berpengalaman dalam pengelolaan jasa O&M, MRO, engineering services, hingga energi hijau dengan portofolio 128 mesin di 58 lokasi pembangkit berkapasitas total 7.175 MW di Indonesia. Perusahaan juga memiliki pengalaman proyek internasional di Arab Saudi, Kuwait, Malaysia, Hong Kong, dan Bangladesh.
Adapun PT PLN Nusantara Power sebagai subholding PT PLN (Persero) mengelola pembangkit di seluruh Indonesia dengan total kapasitas 18.573 MW. Perusahaan menargetkan pencapaian Net Zero Emission melalui pengembangan lebih dari 6,3 GW energi baru terbarukan serta terus memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (GCG).
Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi kuat untuk mempercepat ekspansi bisnis di pasar ketenagalistrikan global sekaligus mendukung transformasi menuju sistem energi yang lebih andal, efisien, dan berkelanjutan.