PLN Jatim Catat Penjualan Listrik 46,3 TWh

  • 19 Feb 2026 12:41 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur mencatat penjualan listrik 2025 sebesar 46,3 terawatt hour. Angka itu tumbuh 4,4 persen dibandingkan 2024 sebesar 44,3 terawatt hour. Pertumbuhan ini mencerminkan peningkatan konsumsi listrik di berbagai sektor.

Penjualan terbesar berasal dari pelanggan industri sebesar 18,5 terawatt hour. Disusul pelanggan rumah tangga 17,7 terawatt hour dan bisnis 6,5 terawatt hour.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menyebut pertumbuhan ini sinyal positif. Hingga Desember 2025, jumlah pelanggan mencapai 14,6 juta.

“Pertumbuhan konsumsi listrik ini menunjukkan bahwa perekonomian di Jatim juga tumbuh dengan baik, termasuk jumlah pelanggan yang juga terus bertumbuh dari 2024 yang mencapai 14,2 juta menjadi 14,6 juta pelanggan. Sementara untuk penjualan listrik secara kinerja keuangan mampu membukukan pendapatan sebesar Rp48,7 T,” ujarnya, Kamis, 19 Februari 2026.

Ia menilai capaian tersebut memperkuat kinerja perusahaan. Sepanjang 2025, PLN menjalankan berbagai program peningkatan penjualan listrik. Program tersebut mencakup tambah daya, electrifying agriculture, dan penguatan pengalaman pelanggan melalui Kampung PLN Mobile.

Pada awal 2026, PLN menandatangani kerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur. Kerja sama ini bertujuan memperkuat iklim investasi dan industri.

PLN juga menambah fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Jawa Timur. Hingga kini tersedia 288 unit yang tersebar di 152 lokasi.

Fasilitas tersebut meliputi SPKLU Center dan SPKLU roda dua. Infrastruktur ini disiapkan untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik.

“Keberadaan SPKLU ini mendorong dan memperluas penggunaan kendaraan listrik di Jatim tak hanya mobil bahkan merambah ke roda dua hingga becak sudah kami siapkan infrastrukturnya. Ke depan, strategi kami akan menggiatkan pemasaran, mencari potensi pasar baru guna meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan ke pelanggan,” ujar Ahmad.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....