Prudential Syariah Luncurkan Proteksi Dolar untuk Keluarga

  • 18 Feb 2026 18:23 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID, Surabaya – Tren perencanaan keuangan lintas negara kian diminati masyarakat Indonesia, seiring meningkatnya kebutuhan pendidikan, investasi, hingga perlindungan aset keluarga di luar negeri. Situasi ini juga diperkuat oleh fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam beberapa tahun terakhir.

Menjawab kebutuhan tersebut, Prudential Syariah resmi meluncurkan produk proteksi jiwa berbasis mata uang dolar AS. Produk ini diklaim menawarkan manfaat perlindungan yang dapat meningkat hingga 150 persen, sekaligus menjaga kesinambungan nilai aset dalam jangka panjang.

President Director Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin, mengatakan perencanaan keuangan masyarakat saat ini tidak lagi terbatas pada kebutuhan domestik, namun telah berkembang secara global.

“Perencanaan keuangan saat ini semakin global. Keluarga perlu strategi menjaga nilai aset agar tetap stabil meski ada inflasi dan perubahan kurs,” ujar Iskandar dalam keterangannya di Surabaya, Rabu 18 Februari 2026.

Ia menyebut, penggunaan dolar AS dalam transaksi internasional masih mendominasi dan menjadi salah satu alasan mengapa mata uang tersebut kerap dipilih sebagai acuan dalam diversifikasi aset.

Mengacu pada data Bank for International Settlements (BIS), lebih dari 80 persen transaksi perdagangan global masih menggunakan dolar AS sebagai mata uang utama.

Di Indonesia sendiri, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus bergerak dinamis. Berdasarkan data Bank Indonesia, kurs rupiah sempat berada di kisaran Rp15.900 per dolar AS pada awal 2024, dan bergerak di rentang Rp16.100 hingga Rp16.800 sepanjang Januari 2026.

Prudential Syariah menilai kondisi tersebut mendorong masyarakat untuk mencari alternatif perlindungan finansial yang lebih stabil dalam jangka panjang. Produk baru ini disebut menawarkan manfaat santunan yang dapat meningkat, perlindungan jangka panjang, serta fleksibilitas dalam pembayaran kontribusi.

Sejumlah pelaku industri juga menilai diversifikasi mata uang dalam produk keuangan berpotensi menjadi tren baru, khususnya bagi keluarga yang memiliki kebutuhan finansial lintas negara, seperti pendidikan anak, perjalanan, maupun rencana investasi internasional.

Dengan hadirnya produk berbasis dolar AS ini, Prudential Syariah berharap dapat memperluas pilihan perlindungan keuangan bagi masyarakat sekaligus memberikan solusi menghadapi ketidakpastian nilai tukar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....