PLN Nusantara Power Tuntaskan Proyek ECRL Malaysia

  • 17 Feb 2026 11:31 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - PT PLN Nusantara Power kembali mencatat capaian internasional melalui anak usahanya. PT PLN Nusantara Power Construction menyelesaikan proyek ECRL Feeder Station 01 di Malaysia.

Proyek berlokasi di Tunjung, Kelantan, Malaysia. Penyelesaian dilakukan pada 15 Januari 2026, lebih cepat 15 hari dari target.

Target awal proyek ditetapkan pada 31 Januari 2026. Keberhasilan ini mendapat apresiasi Tenaga Switchgear dan Tenaga Nasional Berhad.

Tenaga Switchgear bertindak sebagai Project Delivery Partner. Tenaga Nasional Berhad merupakan pemilik jaringan kelistrikan setempat.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menilai capaian ini membanggakan. Ia menyebut keberhasilan tersebut bukti kompetensi global anak bangsa.

“Keberhasilan proyek ECRL ini menunjukkan bahwa kapabilitas engineering dan konstruksi ketenagalistrikan PLN Nusantara Power telah memenuhi standar internasional. Penyelesaian lebih cepat dari target menjadi bukti bahwa perusahaan Indonesia mampu bersaing dan dipercaya dalam proyek strategis lintas negara. Ini bukan hanya pencapaian bisnis, tetapi juga kebanggaan nasional,” ujar Ruly.

Direktur Utama PLN Nusantara Power Construction, Djarot Hutabri, menyebut proyek ini fondasi ekspansi global. Proyek tersebut merupakan pekerjaan luar negeri pertama perusahaan.

“Capaian ini mencerminkan kapabilitas, profesionalisme, dan komitmen seluruh insan PLN NPC dalam menghadirkan layanan konstruksi ketenagalistrikan yang andal, tepat waktu, dan berstandar global. Apresiasi dari TSG dan TNB menjadi bukti bahwa kami mampu memberikan nilai tambah bagi mitra strategis,” kata Djarot.

Dalam proyek ini, PLN NPC mengerjakan skema design and build. Pekerjaan mencakup pembangunan 132 kV Switching Station dan jaringan transmisi.

Instalasi meliputi Overhead Transmission Line dan Underground Cable sepanjang 3 kilometer. Proyek ini bagian elektrifikasi jalur ganda sepanjang 665 kilometer.

Jalur tersebut menghubungkan Port Klang di Selangor hingga Kota Bharu di Kelantan. ECRL merupakan proyek kereta listrik untuk penumpang dan kargo.

Jaringan ini diproyeksikan menekan emisi karbon hingga satu juta ton CO2 per tahun. Operasional penuh direncanakan mulai 2027.

Proyek berlangsung sejak Juni 2024 dan ditargetkan rampung 2026. PLN NP berperan dalam pengadaan peralatan utama konsorsium EPCC.

PLN NPC mengeksekusi konstruksi dan komisioning proyek tersebut. Keberhasilan ini memperkuat posisi perusahaan di pasar konstruksi global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....