Strategi Jitu Gaet Customer Selama Ramadhan
- 14 Feb 2026 17:02 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Momentum bulan suci Ramadhan menjadi peluang emas bagi para pelaku usaha untuk meraih perhatian customer. Perubahan pola konsumsi, meningkatnya kebutuhan pangan, hingga tren berbagi hadiah dan hampers mendorong pelaku bisnis untuk menyusun strategi pemasaran yang tepat sasaran. Dosen Manajemen FEB Universitas Airlangga, Ratri Amelia Aisyah, menilai bahwa kunci utama terletak pada kemampuan membaca tren dan kebutuhan pasar sejak awal Ramadhan.
Menurut Ratri, strategi di awal sangat menentukan keberhasilan penjualan. “Pelaku usaha perlu memetakan apa yang sedang menjadi tren di masyarakat. Misalnya, meningkatnya kesadaran akan makanan real food dan upaya mengurangi konsumsi ultra processed food (UPF). Dari situ, produk bisa disesuaikan agar relevan dengan kebutuhan konsumen,” ujarnya. Sabtu, 14 Februari 2026.
Ia menambahkan, dua minggu pertama Ramadhan sebaiknya dimanfaatkan sebagai fase pengenalan produk agar konsumen mulai mempertimbangkan brand tersebut untuk pembelian berikutnya.
Selain itu, iklan harus dirancang secara informatif, terstruktur, dan mudah dipahami. Tak hanya menyampaikan pesan yang jelas, iklan juga perlu dikemas menarik agar membuat audiens betah menyaksikan hingga akhir. “Ciptakan flow experience dalam iklan, sehingga audiens hanyut dalam cerita produk yang ditawarkan. Ketika storytelling kuat, engagement akan terbentuk secara alami,” jelasnya.
Diferensiasi produk dan layanan juga menjadi faktor penting. Inovasi seperti kurma banana cake, brownies kurma, atau kurma latte dapat menjadi pembeda di tengah persaingan pasar. Kemasan yang eye-catching serta pelayanan prima dengan konsep 3S (salam, sapa, senyum) yang ditambah sikap sabar, sopan, dan cepat dalam melayani, dinilai mampu meningkatkan kepuasan pelanggan. “Pengalaman positif saat berinteraksi dengan brand akan memicu niat beli ulang,” tambahnya.
Pada akhirnya, strategi tersebut bertujuan menciptakan customer engagement yang berujung pada behavioral intention, seperti melakukan pembelian, mengajak orang lain membeli, hingga mendorong impulse buying dan FOMO. Optimalisasi iklan di media sosial yang disesuaikan dengan tema atau event Ramadhan juga dapat meningkatkan klik dan konversi.
“Jika strategi dijalankan konsisten, Ramadhan bukan hanya momentum musiman, tetapi juga kesempatan membangun loyalitas jangka panjang,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....