PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut 2026
- 10 Jan 2026 11:38 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Program Tol Laut dinilai berperan penting dalam menekan disparitas harga barang kebutuhan pokok di wilayah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan (3TP) hingga 20–40 persen. Komitmen tersebut kembali ditegaskan PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) melalui pelayaran perdana Tol Laut tahun 2026 menggunakan KM Logistik Nusantara 3 dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Sabtu (10/1/2026).
Direktur Utama PELNI Tri Andayani mengatakan Tol Laut tidak hanya memastikan distribusi barang berjalan rutin, tetapi juga berdampak langsung pada keterjangkauan harga di wilayah 3TP. “Tidak hanya mendistribusikan barang kebutuhan pokok secara rutin, tetapi Tol Laut juga membantu mengurangi disparitas harga di wilayah 3TP hingga 20–40 persen,” ujar Andayani.
Pada pelayaran perdana tersebut, KM Logistik Nusantara 3 mengangkut 78 TEUs (kontainer) yang terdiri dari 74 TEUs muatan kering dan 4 TEUs muatan beku. Muatan didominasi barang kebutuhan pokok dan penting (bapokting) seperti beras, minyak goreng, air mineral, serta ayam beku.
“Melalui pelayaran perdana ini, kami memastikan distribusi bapokting ke wilayah 3TP dapat berjalan tepat waktu dan berkelanjutan. Dengan jadwal tetap dan koordinasi lintas pemangku kepentingan, kami berkomitmen mendukung konektivitas dan pemerataan logistik nasional,” kata Andayani.
Ia menambahkan, sepanjang 2025 Tol Laut PELNI mencatat total muatan 13.142 TEUs atau meningkat 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. “Untuk 2026, kami menargetkan volume muatan minimal setara, bahkan lebih tinggi dari capaian tersebut,” ujarnya.
Pada 2026, KM Logistik Nusantara 3 melayani Trayek T-9 dengan rute Tanjung Perak–Wanci–Namrole–Tanjung Perak. Penyesuaian trayek dilakukan untuk mengoptimalkan jangkauan layanan Tol Laut sekaligus memperkuat konektivitas antarpulau dan menjamin kelancaran pasokan bapokting ke wilayah 3TP.
Pelepasan pelayaran perdana ini juga dihadiri Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PELNI Kokok Susanto, Kasubdit Angkutan Laut Dalam Negeri Kementerian Perhubungan Ciptadi Diah Prihandoyono, serta jajaran dan pemangku kepentingan kepelabuhanan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....