Boster Farm Bangkitkan Ekonomi Warga Lewat Beternak Bebek

  • 14 Des 2025 10:39 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Sampang: Usaha peternakan bebek petelur “Boster Farm” milik Syaifullah, warga Dusun Slabayan, Desa Sejati, Kecamatan Camplong, kini berkembang pesat dan menjadi salah satu contoh sukses program pemberdayaan yang digagas Medco Energi Sampang Pty. Ltd.

Melalui pelatihan, pendampingan, serta bantuan sarana produksi, usaha yang semula hanya dirintis dalam skala kecil itu kini mampu memberikan dampak ekonomi bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

Syaifullah, 39 tahun, yang sebelumnya berwiraswasta, mengaku bahwa kondisi keluarganya sebenarnya sudah cukup stabil. Namun, ia memiliki tekad kuat untuk mengembangkan usaha baru di bidang peternakan.

“Saya sangat bersyukur atas adanya bantuan dari Medco Energi Sampang Pty. Ltd., karena dukungan tersebut membuat saya dapat kembali mengembangkan potensi di bidang peternakan,” ujarnya, Minggu (14/12/2025).

Pelatihan dan Bantuan Menjadi Titik Balik

Pada tahap awal program, para peserta menjalani asesmen untuk mengetahui kemampuan dan kesiapan mereka. Setelah itu, Syaifullah mengikuti pelatihan peternakan bebek di Blitar, sekaligus menerima bantuan berupa 600 ekor bibit bebek, 8 sak pakan, dua wadah pakan, vaksin, kemasan, serta plang nama usaha.

“Sebelumnya, saya pernah mengalami kegagalan dalam usaha peternakan lele. Lewat pelatihan ini, saya bisa belajar lagi dari awal, memahami teknik baru, dan menerapkannya dengan lebih tepat,” kata Syaifullah.

Dukungan keluarga juga menjadi penopang penting. Orang tua Syaifullah memberikan tambahan modal Rp 25 juta, yang digunakan untuk memperluas kandang serta meningkatkan sarana pendukung ternak.

Produksi Meningkat, Pasar Kian Luas

Setelah mendapat pendampingan dan fasilitas usaha, produktivitas Boster Farm meningkat tajam. Syaifullah kini memperoleh rata-rata keuntungan Rp 900.000 per bulan. Selain memasarkan telur bebek segar, ia juga mengembangkan produk turunan berupa telur asin yang mulai banyak diminati.

Pasar Boster Farm kini menjangkau berbagai wilayah di Kabupaten Sampang, seperti Desa Kedungdung (300 butir telur), Pasar Juklanteng (150 butir), dan wilayah Pengarengan (pengiriman 400 ekor bebek). Bahkan, pesanan datang dari luar daerah, termasuk sebuah hotel di Pamekasan (150–200 butir telur) serta pembeli dari Surabaya yang rutin memesan 300 ekor bebek setiap dua minggu.

Proses pemesanan dilakukan secara offline maupun online melalui WhatsApp, yang membuat akses pasar semakin terbuka. “Kami berharap produk Telur Boster Farm dapat menjadi sumber gizi bagi masyarakat Sampang sekaligus mendukung keberlanjutan usaha peternakan di daerah ini,” tambah Syaifullah.

Ciptakan Lapangan Kerja untuk Warga Sekitar

Tidak hanya menguntungkan secara pribadi, keberadaan Boster Farm juga membuka lapangan pekerjaan bagi warga lokal. Saat ini terdapat enam pekerja yang dilibatkan dalam proses produksi, mulai dari perawat bebek, pengasinan, hingga pembersihan telur. Mereka memperoleh pendapatan antara Rp 30.000 per sesi produksi hingga Rp 750.000 per bulan.

Masyarakat sekitar menilai kehadiran usaha ini membawa manfaat ekonomi yang signifikan. Peningkatan aktivitas usaha turut menggerakkan perekonomian lokal, terutama bagi warga yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan tetap.

Pesan untuk Masyarakat: Berani Belajar dan Mencoba

Bagi Syaifullah, keberhasilannya bukan semata hasil bantuan material, tetapi juga buah dari ketekunan. “Ketekunan, semangat belajar, dan keberanian mencoba hal baru sangat penting untuk mencapai keberhasilan dalam usaha,” katanya memberikan pesan.

Ia berharap masyarakat lain dapat memanfaatkan kesempatan pelatihan atau program pemberdayaan yang tersedia. Menurutnya, dengan pendampingan yang tepat dan kemauan untuk belajar, setiap orang memiliki peluang untuk membangun usaha mandiri dan berkelanjutan.

Boster Farm kini menjadi bukti bahwa usaha peternakan bebek petelur bukan hanya memiliki prospek cerah, tetapi juga mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....